(Taiwan, ROC) – Pendiri perusahaan Foxconn, Terry Gou secara jelas menunjukkan kebulatan tekadnya untuk dapat maju mengikuti pemilu mendatang. Beberapa anggota dewan pengurus partai KMT, dalam rapat partai pada tanggal 11 September kemarin, melontarkan kritikan dan kecaman terhadap Terry Gou untuk bisa memposisikan diri dalam partai. Beberapa tetua dari partai KMT, termasuk Ketua Kehormatan partai KMT, Lien Chan dan Mantan Presiden Ma Ying-jeou, ketua umum partai KMT Wu Den-yih, beserta 31 anggota partai lainnya, menandatangani petisi pernyataan bersama dan menjadi headline media koran pada hari Kamis tanggal 12 September, dengan tajuk “Bersatu, Berjuang, Selamatkan Republik Tiongkok”, dan meminta Terry Gou agar dapat menjalin kerjasama dengan kandidat pemilu presiden yang diusung oleh partai KMT, Han Kuo-yu.
Tim kerja Terry Gou, yang juga Wakil Ketua Pelaksana Yonglin Foundation Evelyn Tsai, pada hari Kamis pagi tanggal 12 September mewakili Terry Gou membacakan surat pernyataan, yang disebutkan bahwa Terry Gou memahami kekhawatiran para tetua partai, namun dirinya juga mencurigai seberapa banyak orang yang tidak memiliki hati di dalam partai. Yang membuat dirinya menjadi lebih khawatir adalah jika kelak 30 tahun kemudian, Taiwan masih dikendalikan oleh orang-orang seperti demikian, selain itu masih banyak anggota dewan pengurus yang telah diturun temurunkan selama ratusan tahun, maka rakyat Taiwan tidak akan ada yang mengakui keberadaan sebuah partai yang penuh dengan kebobrokan, dan dirinya secara resmi mengundurkan diri dari keanggotaan partai KMT per hari Kamis tanggal 12 September.
Evelyn Tsai mengatakan, “Sekelompok kawanan yang tua dan bobrok di dalam anggota dewan pengurus, selalu mengutamakan kepentingan diri sendiri di atas kepentingan partai, mengutamakan kepentingan partai daripada kepentingan negara. Hal ini jelas sangat berbeda dengan alasan awal yang membuat Terry Gou ingin kembali ke partai KMT sebelumnya. Terry Gou juga tidak akan merindukan partai seperti demikian. Dan mulai hari ini, Terry Gou secara resmi mengundurkan diri dari keanggotaan partai KMT.”
Para tetua partai KMT juga mengajukan 4 langkah dalam menjalin kerjasama kembali. Adapun ke 4 langkah tersebut antara lain Maju Selangkah, membuang keinginan pribadi, mendorong program saling berkontribusi. Yang ke dua adalah Mundur Selangkah, melakukan introspeksi diri dan saling melakukan musyawarah guna mencapai mufakat. Yang ke tiga Rela Selangkah, memperoleh kesepahaman di dalam ruang lingkup dunia yang sangat luas. Yang ke empat Lintas Selangkah, menyatukan semua kekuatan guna meraih kemenangan. Dalam pernyataan yang dirilis dalam surat kabar harian juga menegaskan bahwa hanya dengan 4 langkah tersebut, baru dapat menghindari perpecahan, yang tentu akan berlanjut dengan ketidaknyamanan kehidupan sosial masyarakat. Dalam akhir pernyataan juga disebutkan, jika kini partai KMT hanya boleh bersatu, berjuang, barulah dapat menyelamatkan Republik Tiongkok.