History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Yuan Eksekutif Meloloskan Penghapusan Undang-Undang Peraturan Pajak Materai

  • 12 September, 2019
  • 譚雲福
Yuan Eksekutif Meloloskan Penghapusan Undang-Undang Peraturan Pajak Materai
Yuan Eksekutif Meloloskan Penghapusan Undang-Undang Peraturan Pajak Materai

(Taiwan, ROC) --- Hari ini tanggal 12 September 2019, Yuan Eksekutif meloloskan ketentuan penghapusan “UU Pajak Materai”. Perdana Menteri Su Tseng-chang mengemukakan pajak materai merupakan sistem pajak yang tidak sesuai dengan kehidupan zaman modern. Di tengah perubahan lingkungan yang terus terjadi, penghapusan ini dapat memberikan manfaat bagi orang banyak. Beliau menekankan, setelah Yuan Eksekutif meloloskan ketentuan ini, pemerintah pusat akan sepenuhnya menutupi kekurangan pendapatan pajak di daerah. Ke depannya, akan dimasukkan ke dalam mekanisme pembagian pendapatan dan pengeluaran fiskal.

Su Tseng-chang menyampaikan sebelumnya pemerintah tidak memiliki mekanisme yang dapat mengatur seluruh transaksi ekonomi di masyarakat. Yang mana pada akhirnya, menetapkan peraturan yang mengharuskan masyarakat menyertakan materai di setiap transaksi. Namun, seiring berkembangnya sistem perpajakan, membuat pemerintah dapat mengawasi setiap kegiatan ekonomi. Ditambah dengan semakin berkurangnya proporsi pajak materai dengan total pendapatan pajak, yang hanya berkisar 0,5%, membuat nilai substansial pajak materai kian menurun.

Perdana Menteri melanjutkan prosedur verifikasi pajak materai juga sangat rumit, yang mana membuat efektivitas dari mekanisme ini kian minim dan ditambah lagi dengan biaya audit dari divisi administrasi yang terbilang tinggi. Sebuah dialog diselenggarakan pada bulan Mei tahun 2019, yang mempertemukan Su Tseng-chang dengan Asosiasi Industri dan Perdagangan (CNAIC). Dalam dialog tersebut, Ketua CNAIC, Lin Por-fong mengusulkan untuk menghapus mekanisme pajak materai.

Ia mengemukakan, frekuensi penetapan pajak materai sering terjadi berulang kali dan tanpa disadari oleh masyarakat luas. Misal dengan pemenang undian faktur berhadiah (uniform invoice) dengan kategori NT$ 10.000. Selain akan dipotong pajak penghasilan sebesar NT$ 2.000, sang pemenang juga wajib membayar pajak materai sebesar NT$ 40. Mekanisme ini juga berlaku dalam aspek kehidupan lainnya; misal penerimaan beasiswa, memasang gigi palsu, premi asuransi, transaksi real estate, mobil, dekorasi interior, dan sebagainya. Dengan dihapusnya penetapan pajak materai, dapat mengurangi beban bagi masyarakat luas.

Menanggapi pendapat pemerintah daerah yang berseberangan, Su Tseng-chang menyampaikan bahwa sebelumnya Kementerian Keuangan (MOF) telah memberikan pernyataan yang cukup jelas, yang mana penghapusan mekanisme ini tidak akan merusak sumber pendapatan di daerah. Ia berjanji jika Yuan Legislatif meloloskan pembatalan ini, pemerintah pusat akan menutupi kekurangan pemasukan pajak daerah, yang mana akan diatur dalam mekanisme pembagian pendapatan dan pengeluaran fiskal.

Menteri Keuangan, Su Jain-rong mengatakan, “Jika dihapus tahun ini, maka pada tahun mendatang DGBAS (Direktorat Jenderal Bujet, Akutansi dan Statistik) akan mengoordinasikan sumber finansial pusat, kemudian akan menutupi kekuarangan yang ada. Untuk tahun berikutnya, Kemenkeu dan Biro Perpajakan akan menyusun anggaran. Mekanisme demikian bukanlah yang pertama kali diterapkan”.

Su Jain-rong juga menyebutkan jika menilik dari pendapatan pajak materai Kota Taipei tahun lalu, yang mencapai angka NT$ 4,9 miliar, dapat terlihat bahwa pajak ini merupakan salah satu pemasukan yang penting. Ke depannya, akan bertolak pada mekanisme pengurangan sebesar 50% dari pajak penghasilan properti bidang tanah.

Su Jain-rong menambahkan subsidi yang diberikan pemerintah pusat tidak akan mengganggu hak pemerintah daerah untuk mengatur keuangan mereka secara mandiri.

Komentar

Terbarumore