(Taiwan, ROC) - Komisi Pemilihan Pusat (CEC) hari Kamis (12/9) pagi mengumumkan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden periode ke 15, yang mana akan berlangsung tahun depan tanggal 11 Januari 2020, waktu penyelenggaraan pemilu dari pagi pukul 8 hingga pukul 4 sore. sehubungan dengan pemilu pres dan wapres kali ini digabung dengan pemilu legislative untuk itu masyarakat yang boleh memilih bisa mendapatkan 3 lembar surat suara yaitu surat suara untuk memilih pasangan presiden dan wakil presiden, surat suara anggota legislator daerah atau suku penduduk asli dan surat suara pemilihan partai, di mana akan memilih 113 kursi legislator yang di dalamnya ada 79 kurni untuk legislator daerah dan suku penduduk asli, 34 kursi untuk legislator lintas wilayah, untuk legislator lintas wilayah berdasarkan 5% dari tingkat suara yang didapatkan pengalokasian suara partai.
Ketua CEC, Lee Chin-yung mengemukakan, jumlah pemilih kali ini sebanyak 19.340.076 orang termasuk di antaranya yang baru pertama kali mengikuti pemilu ada 1,186 juta lebih orang. Mengingat pengalaman pemilu gabungan pada akhir tahun lalu yang kacau dan memakan waktu, untuk menyingkat waktu pemberian suara, KPU menambah 1.346 TPS (Tempat Pemungutan Suara) tambahan, jadi jumlah total seluruh TPS yang disediakan sebanyak 17 ribu TPS, dengan demikian juga menambah personil yang bertugas sebanyak 220 ribu orang, diharapkan pelaksanaan pemilu dapat berjalan lancar dan cepat.
Lee Chin-yung mengatakan, “Untuk itu setelah melalui diskusi, kami memutuskan untuk menurunkan jumlah pemilih dari 1.500 orang menjadi 1.200 orang, jadi standar dari jumlah pemilih di setiap TPS adalah 1.200 orang. Kalau ingin menuruskan jumlah pemilih di tiap TPS tentu harus menambah jumlah TPS, jadi tiap-tiap panitia pemilihan daerah menghitung sendiri, dan mendiskusikan sendiri dan melaporkan ke CEC yaitu seperti yang saya umumkan, jumlahnya 17.232, bertambah 1.300 lebih.”
Lee Chin-yung menyampaikan, untuk perdana dalam pemilu CEC membentuk Pusat Pengendalian dan Instruksi Pemilu agar dapat memudahkan pengawasan, lintas kontak dan juga penanganan darurat jika terjadi sesuatu.