History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Perwakilan Kemenlu AS: Daratan Tiongkok Memanfaatkan Berita Hoaks Memecah Belah Pemilu Taiwan

  • 10 September, 2019
  • 鄭蕙玲
Perwakilan Kemenlu AS: Daratan Tiongkok Memanfaatkan Berita Hoaks Memecah Belah Pemilu Taiwan
Perwakilan dari Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat Scott Busby turut menghadiri pertemuan GCTF kali ini

(Taiwan, ROC) Kerangka Kerja Sama dan Pelatihan Global (GCTF) Taiwan-Amerika mengelar pertemuan ke-2 yang berlangsung pada hari Selasa ini (10/9) mengambil tema “pelatihan media-perlindungan demokrasi”, jika dibandingkan dengan pertemuan yang diadakan pada tahun lalu, tahun ini semakin banyak jumlah hadirin mencakup wakil kepala Asosiasi Pertukaran Jepang-Taiwan Nishiumi Shigehiro, Kepala Representatif  kantor perwakilan Swiss untuk Taipei Hakan Jevrell, perwakilan dari Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat Scott Busby kali ini turut menghadiri pertemuan ini.

Menlu Joseph Wu dalam sambutannya menyampaikan, informasi palsu serius mengancam masyarakat, Taiwan berada di posisi garis terdepan, sementara saat menjelang pemilu maka ancaman informasi palsu yang semakin menjadi tantangan besar bagi Taiwan.

Joseph Wi mengatakan, “ Di sini ingin saya sampaikan kepada semuanya, kami bertekad mempertahankan demokrasi kita, saya yakin bersama negara-negara sahabat yang memiliki pandangan sama maka pada akhirnya kita akan memenangkan perang ini.”

Scott Busby mengemukakan, di dunia ini seperti Taiwan sangat langka, pembahasan perlindungan demokrasi lebih mendalam karena terjadi intervensi ancaman dari luar, untuk membangun kehormatan demokrasi, upaya Taiwan menjamin kebebasan berpendapat, percetakan dan kebebasan beragama, kawasan Indo Pasifik perlu mendapat perlindungan secara kokoh, termasuk Hongkong perlu menjaga stabilitas, keamanan dan kemakmuran.

Scott Busby menjelaskan, Taiwan dalam beberapa bulan lagi akan mengelar pemilu, sementara Daratan Tiongkok terus berniat mengusik pemilu Taiwan dengan memberikan informasi hoaks, memecah belah masyarakat, agar mereka meragukan mekanisme demokrasi, Daratan Tiongkok masih menggunakan berbagai cara dan menghabiskan banyak sumber daya dengan memanfaatkan media untuk memberitakan informasi palsu, memperlemah ambisi masyarakat Taiwan untuk mendapatkan demokrasi kebebasan, dengan menghadapi kondisi demikian maka sangat memerlukan kerjasama bersama membahas cara perlawanan pemberitaan hoaks tanpa membatasi hak dasar kebebasan manusia.

Scott Busby mengatakan, “Salah satu cara terbaik melawan berita hoaks, adalah lingkungan media yang bebas dan transparan, maka AS dan negara-negara sahabat selalu mengupayakan untuk memperkuat media yang independen.”

Di sisi lain ada media yang memberitakan Joseph Wu mengkonfirmasikan kemiliteran sedang merumuskan program pertahanan dan ofensif, masih ada pejabat tinggi yang merencanakan serangan udara ke provinsi Fujian. Sehubungan dengan hal ini, juru bicara Kemenlu Joanne Ou(歐江安) merespon, yang utama Joseph Wu menjelaskan pihak militer membuat perencanaan defense dan offense guna melindungi perdamaian dan keamanan perairan Taiwan, media memberitakan tidak ada kaitannya dengan pandangan pejabat tinggi, sementara Joseph Wu pribadi mengatakan, yang dimaksud pertahanan terdapat beberapa pandangan yang tidak sama, namun ditetapkan sebagai program serangan demi perlindungan keamanan negara.

Komentar

Terbarumore