(Taiwan, ROC) – Tahun ajaran baru untuk 3 angkatan bersenjata tahun 2019 telah dimulai. Pada hari Jumat tanggal 6 September, upacara peresmian tahun ajaran baru yang bertajuk “Hari Kelanjutan Kebanggaan”, dipimpin langsung oleh Presiden Tsai Ing-wen. Saat memberikan pidato, dirinya tidak lupa memberikan semangat bagi para siswa baru, agar kelak mampu menjadi tentara yang terampil dalam berbagai hal dan sopan akan tata krama yang ada, menjaga keamanan negara dan masyarakat sekuat tenaga.
Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan bahwa hari ini adalah hari pertama dimulainya tahun ajaran baru bagi ke tiga angkatan bersenjata nasional yang ada, dan juga merupakan upacara perdana gabungan yang digelar oleh angkatan bersenjata. Presiden Tsai Ing-wen selain meyakini upaya kerja keras yang dilakukan oleh para prajurit, juga demi untuk membuka masa depan yang baik bagi para generasi baru. Presiden Tsai Ing-wen menyebutkan bahwa semua prajurit adalah satu keluarga, setiap prajurit harus mampu menjadi pembantu utama dalam hal menjalankan tugas mengamankan negara, juga menjadi baris terdepan dalam memberikan bantuan pertolongan. Oleh sebab itu, mulai hari ini, Menteri Pertahanan dan Keamanan, Kepala Staf Angkatan Bersenjata dan setiap pimpinan regu pasukan, harus mampu mendekatkan jarak dengan setiap prajurit yang ada, mempertebal rasa persahabatan dan saling meyakini. Selain itu dirinya juga meminta pihak yang menangani urusan veteran, mampu memberikan pelayanan yang baik kepada para tentara yang telah menjadi purnawirawan.
Presiden Tsai Ing-wen juga menyampaikan 5 tahapan reformasi besar untuk angkatan bersenjata nasional. Yang pertama adalah memperkuat pelatihan dan pembinaan para prajurit, menyemangati prajurit agar dapat terus belajar, sehingga bisa meningkatkan mutu kualitas seorang prajurit. Ke dua adalah meningkatkan gaji pemasukan yang seharusnya diberikan kepada angkatan bersenjata, sehingga mampu saling menikmati sebuah kebanggaan akan angkatan bersenjata. Yang ke tiga adalah harus mampu menempatkan setiap prajurit di tempat yang benar, agar dapat terus berkembang dan berkesinambungan dengan lingkungan, memperpendek jeda antara pasukan dan kehidupan sosial masyarakat. Yang ke empat adalah harus mampu menjaga para purnawirawan yang ada, dan yang ke lima adalah memberikan bantuan dalam hal pengembangan usaha usai pensiun.