History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Film Pendek Kemenlu Taiwan Adalah Teman Sejati

  • 06 September, 2019
  • 曾秀情
Film Pendek Kemenlu   Taiwan Adalah Teman Sejati
Film Pendek Kemenlu Taiwan Adalah Teman Sejati

(Taiwan, ROC) -- Sidang umum Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) akan digelar tanggal 17 September mendatang. Kementerian Luar Negeri Taiwan membuat film pendek “Teman Sejati” yang mulai ditayangkan pada tanggal 5 September, menekankan kalau Taiwan tidak saja bertanggung jawab, bersedia berkontribusi sebagai seorang teman sejati, bahkan menjadi mitra yang tidak boleh terabaikan oleh dunia internasional dalam mewujudkan perkembangan berkesinambungan yang menjadi target dari PBB.

Sidang umum PBB ke 74 akan berlangsung tanggal 17 September 2019 di markas besar PBB New York, dan pada tanggal 24 – 30 September akan menyelenggarakan forum. Agar bisa mendapatkan dukungan dunia internasional Taiwan turut dalam PBB, Kementerian Luar Negeri membuat sebuah film pendek propaganda “Teman Sejati” ; film pendek dengan teks Mandarin selian itu juga ada 9 versi teks bahasa lainnya yaitu bahasa Inggris, Jepang, Perancis, Spanyol, Jerman, Thailand, Indonesia dan lainnya.

Kemenlu tanggal 5 September dalam media sosial FB nya mengeluarkan film pendek dan menuliskan artikel yang menyampaikan, Taiwan tidak saja bertanggung-jawab, bersedia berkontribusi sebagai seorang teman sejati, bahkan menjadi mitra yang tidak boleh terabaikan oleh dunia internasional dalam mewujudkan perkembangan berkesinambungan yang menjadi target dari PBB, “Taiwan patut mendapat undangan yang tulus”.

Selain di media sosial FB Kementerian Luar Negeri, film pendek ini juga dapat dilihat di YouTube “Trending Taiwan”. dengan durasi satu setengah menit lebih, film ini mengambarkan sumbangsih, seperti bantuan di bidang medis, bidang pertanian, sumber energi dan lainnya Taiwan pada negara lain, menonjolkan kontribusi Taiwan pada masyarakat internasional.

Pada epilog film menyampaikan, “Mungkin ia berhak mendapatkan sebuah undangan, sebuah tempat untuk duduk semeja denganmu, karena ia tidak meninggalkan siapapun, dan tidak seharusnya ditinggalkan seorang diri.”

Sidang umum PBB yang akan segera dijelang, beberapa hari lalu Kemenlu menyampaikan, tahun ini pemerintah memutuskan dengan tema “Taiwan sebagai mitra penting dalam mewujudkan perkembangan berkesinambungan dunia” selain akan melakukan meminta negara-negara sahabat diplomati untuk mengangkat nama Taiwan dalam sidang PBB nanti, juga meminta teman diplomatik menyampaikan surat pada Sekjen PBB, Antonio Guterres, memohon penyelesaian dari PBB atas masalah warga Taiwan disingkirkan dari organisasi-organisasi PBB.  

Kemenlu juga mengemukakan, pemerintah mengangkat 3 permohonan yaitu, PBB seharusnya menyelesiakan masalah 23 juta warga Taiwan dengan pengecualian yang tidak benar disingkirkan dari organisasi-organisasi PBB; PBB harus segera perbaiki pengecualian yang tidak benar menindas hak warga dan media Taiwan yang turut masuk dalam PBB, hadir atau melakukan wawancara dalam kegiatan atau seminar ; PBB seharusnya menjamin kesetaraan hak Taiwan, menjunjung kontribusi dan keikutsertaan Taiwan dalam sidang atau pertemuan terkait mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Komentar

Terbarumore