(Taiwan, ROC) Kelompok perantauan Taiwan yang menetap di wilayah Kanto Jepang pada tanggal 1 September mendirikan Asosiasi Pendukung Presiden Tsai Ing-wen di Jepang, Sekjen Istana Kepresidenan Chen Chu mewakili Presiden Tsai Ing-wen tiba di Jepang memberikan pidato sambutan dan melakukan ritual melukis bola mata simbol kemenangan, mengimbau agar perantauan Jepang bulan Januari tahun depan pulang ke Taiwan untuk memberikan hak suaranya kepada Presiden Tsai Ing-wen.
Perantauan Taiwan yang menetap di wilayah Kanto Jepang pada tanggal 1 September malam hari meresmikan pusat dukungan untuk Presiden Tsai Ing-wen di Jepang, mantan rektor Universitas Takushoku (Toshio Watanabe), mantan penasihat kebijakan nasional Alice King(金美齡), Ketua Hachioji Taiwan Friendship Association ( Ryuichi Kurosu), wakil kepala kantor perwakilan Republik Tiongkok di Jepang (Tsai Ming- yao), Friends of Lee Teng-Hui Association in Japan, kelompok yang dibentuk generasi muda turut menghadiri upacara peresmian asosiasi ini, total lebih dari 400 orang.
Presiden Tsai Ing-wen secara khusus membuat video rekaman untuk mengucapkan terima kasih atas dukungan dari para perantauan Tionghua yang menetap di Jepang dan mengharapkan semua memberikan waktu yang cukup baginya untuk membangun kemakmuran bagi Taiwan, masa depan Taiwan yang semakin baik.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, tahun depan pemilu mengatakan bahwa pemilihan tahun adalah momen penting bagi Taiwan. Jika menghadapi tekanan namun tidak menyerah, motto Tsai Ing-wen pantang menyerah, seberat apapun tekanan yang dihadapinya, selalu didukung Taiwan terus mendukung.
Dalam sambutannya Chen Chu mengatakan, Presiden Tsai adalah orang yang nekad, setelah menjabat mengimplementasikan reformasi dana pensiunan, keadilan transisional dan melakukan banyak hal yang belum pernah dilakukan oleh mantan Presiden Chen Sui-bian sebelumnya atau mantan Presiden Ma Ying-joeu.
Chen Chu mengatakan, proses promosi reformasi yang dijalankan Presiden Tsai Ing-wen, dikarenakan komunikasi setiap lapisan kurang baik sehingga membuat masyarakat tidak puas, berkaitan dengan Pemilu 9 in 1 tahun kemarin dinilai gagal, maka hal ini patut dipelajari oleh partai Demokrat Progresif(DPP) melakukan revisi dan penyesuaian serta mengupayakan agar harapan masyarakat terpenuhi.
Dia menekankan, sementara ini dalam sektor pertahanan, diplomasi Taiwan bersama dengan pemerintahan AS, Donald Trump dan pemerintah Jepang Shinzo Abe berada dalam situasi terbaik. Taiwan menjadi garis terdepan pertahanan kawasan Asia Pasifik, bersedia melanjutkan kerjasama bilateral dengan pemerintah AS dan Jepang, guna menjamin pembangunan kemakmuran Taiwan yang berkelanjutan
Chen Chu mengimbau kepada perantauan tionghua, 1 Januari tahun depan kembali ke Taiwan untuk memberikan hak suaranya supaya Taiwan semakin stabil dan garis pertahanan Asia-Pasifik semakin aman dan terjamin.