(Taiwan, ROC) -- Konferensi Internasional Museum ke 25 akan berlangsung tanggal 1 – 7 September mendatang di Kyoto, Jepang, International Council of Museums (ICOM) yang mengumpulkan pengelola museum dari 138 negara dan kawasan di seluruh dunia, merupakan organisasi museum professional dengan cakupan internasional, organisasi ini setiap 3 tahun sekali mengelar konferensi pertukaran internasional yang kali ini diselenggarakan di Kyoto, Jepang.
Pavilium Taiwan yang juga akan turut dalam Expo di Kyoto Internasional, Jepang pada tanggal 2 - 4 September 2019 nanti, dengan tema “Taiwan: A Living Museum” dengan Museum Nasional Taiwan selaku panitia penyelenggara, tema berdasarkan pada karya seniman Lin Yu-yue "The Mountain Blessed by the Earth", yang tercermin dalam pelangi di pegunungan, melambangkan budaya Taiwan yang beragam, dan menggemakan tema konferensi "masa depan tradisional", yang menunjukkan komunitas Museum Taiwan dalam lingkungan yang berkelanjutan, Hasil dari empat tema utama seperti hak asasi manusia dan keadilan, kesetaraan, dan partisipasi sosial dan publik.
The "Reinterpreting Tradition" merupakan perpaduan koleksi dan teknologi serta konsep "kotak penyimpan" yang dirancang oleh National Palace Museum, menggunakan lensa 8K agar dapat membuat ikan dalam botol dapat terlihat hidup, ditambah lagi dengan teknologi dunia nyata sehingga memungkinkan pengunjung merasa seperti bunga dalam botol, dan melalui realitas virtual masuk dalam gambar berjalan Dinasti Qing.
Kali ini Museum Nasional juga berhasil mengumpulkan terbanyak sejarah dari 100 lebih pakar yang bergerak di dunia museum Taiwan, serta menerbitkan lebih dari 60 artikel yang memberikan pandangan seni, merupakan angka terbanyak dalam 15 tahun terakhir.
Museum Nasional Taiwan menyampaikan, untuk pembukaan Expo Kyoto digelar pada tanggal 2 September mendatang, tanggal 3 September sore akan menyelenggarakan jamuan teh yang diadakan di Aliansi Museum HAM.