(Taiwan, ROC) – Pameran “Intelligent Manufacturing Exhibitions for Industry 4.0” secara resmi dibuka di Taipei Nangang Exhibition Center, Hall 1 dan Hall 2 pada hari Rabu tanggal 21 Agustus. Pameran yang menyajikan produk-produk perindustrian otomatisasi, robot, intelegensi artifisial, logistik dan sistim IoT atau konektivitas melalui sistem jaringan internet, percetakan 3 dimensi, industri cetak serta sarana pengadaan pembuatan mesin cetak, teknologi jaringan rantai sejuk dan masih banyak lagi lainnya, dengan jumlah peserta pameran mencapai lebih dari 1.100 perusahaan, yang mana pameran ini menjadi satu-satunya pameran di Taiwan khusus untuk bidang perindustrian berskala besar.
Wakil Presiden Chen Jian-jen yang juga terlihat hadir dalam upacara pembukaan, saat memberikan kata sambutannya, beliau menyampaikan guna meningkatkan kemampuan digitalisasi para perussahaan Taiwan, maka pemerintah juga memiliki program langkah yang akan dijalankan, meliputi pengadaan kelas bimbingan untuk manufaktur produk AI, menyediakan para pakar ahli langsung ke lapangan untuk melakukan peninjauan ke perusahaan-perusahaan skala UMKM, memberikan pelayanan konsultasi gratis, agar mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh para pelaku usaha saat hendak melaukan transformasi menuju sistem AI. Kini telah tercatat sebanyak 591 perusahaan UMKM yang mengikuti kelas kondultasi dan telah ada 125 perusahaan yang berhasil mengajukan program penggunaan sumber daya milik pemerintah, sehingga telah turut mendorong transformasi menuju Perindustrian 4.0, dengan nilai total lebih dari NT$ 1,1 milyar.
Sehubungan dengan para pelaku usaha yang telah memiiki kemampuan berproduksi, digitalisasi, maka pemerintah akan mengusung program sesuai dengan tema yang dipilih, guna bisa memberikan bantuan kepada para pelaku usaha menuju era Perindustrian 4.0, membangun solusi pengentasan masalah secara keseluruhan terkait proses pembangunan sistem AI, yang mana mnjadi salah satu program yang tengah diusung oleh pemerintah, yakni Program Pelopor Industri Permesinan Bersistem AI.
Wakil Presiden Chen Chien-jen mengatakan, “Dengan menggunakan cara perusahaan besar membimbing perusahaan kecil, menempuh cara kunjugan langsung untuk melihat cara yang digunakan dalam proses transformasi, dimana ini akan mempercepat dan meningkatkan proses manufaktur bersistem AI secara cepat. Selain itu, Program Pelopor yang dibangun masih pada garis batas manufaktur, diprediksi akan dapat terselesaikan pada pertengahan tahun depan. Percepatan jalannya proses selama 3 tahun terakhir ini, mampu menambah nilai produksi lebih dari NT$ 6,2 milyar.”
Wakil Presiden juga menjelaskan bahwa pemerintah untuk tahun ini telah menyelesaikan perbaikan peraturan dan undang-undang terkait perindustrian kreasi inovatif. Merujuk pada beberapa persyaratan yang ditentukan, maka akan diberikan diskon khusus untuk pembelian sarana dan prasarana permesinan AI dan 5G. Untuk 4 tahun ke depannya, maka diperkirakan akan mampu mencapai nilai keuntungan sebesar NT$ 1.400 milyar. Untuk itu dirinya juga memberi semangat kepada para peserta pameran untuk dapat mempromosikan produk yang dimilikinya, sekaligus membantu pembangunan jalur manufaktur produk bersistem AI.
Wakil Presiden menjelaskan bahwa dalam mendorong pembentukkan industri manufaktur AI, transformasi perindustrian, membutuhkan kerjasama yang erat antara pemerintah dan swasta. Dalam waktu yang bersamaan, ia juga berharap bahwa pameran “Intelligent Manufacturing Exhibitions for Industry 4.0” bisa berkembang menjadi Pameran Berskala Hanover Fair untuk kawasan di Asia.