(Taiwan, ROC) – Mempertimbangkan pentingnya untuk mengendalikan keamanan pangan dari saluran sumber awalnya, pada akhir tahun 2016 Presiden Tsai Ing-wen berjanji akan membentuk Biro Perlindungan Lingkungan dari Bahan Toksikologi dan Kimia (Toxic and Chemical Substances Bureau/TCSB), dan agar dapat mengikuti tren pengelolaan bahan kimia internasional, TCSB hari Rabu (7/8) mengelar “International Chemical and Mercury Management Conference 2019” selama 2 hari, mengundang mantan ketua Biro Kimia Uni Eropa, Geert Dancet, Senior Biro Kimia Swedia, Anna Fransson, Kepala Investasi dan Perdagangan Global-American Chemistry Council, Edward John Brzytwa III serta para pakar lainnya untuk hadir, melakukan tukar pendapat terkait manajemen bahan kimia internasional dan implementasi Konvensi Merkuri dan Genangan Air.
Kepala Biro Pelestarian Lingkungan, Chang Tzi-chin berterus terang, pada masa awal Taiwan mengembangkan penggunaan bahan kimia, meskipun memberikan sumbangsih bagi perekonomian negara tetapi juga mendatangkan kerusakan bagi lingkungan, untuk itu pemerintah membentuk peraturan terkait pengendalian lingkungan ; Biro Pelestarian Lingkungan juga dengan aktif belajar dari berbagai pengalaman pengendalian yang dilakukan Amerika dan Eropa.
Chang Tzi-chin mengatakan, “Belajar dari atau menggunakan cara yang digunakan benua Eropa dengan membentuk manajemen produk kimia. setelah Biro Pengendalian Kimia didirikan, saat ini telah berhasil mengendalikan semua produk kimia yang diimpor masuk , kami juga membentuk indikator penggunaan berdasarkan indikator kebutuhan, untuk itu kami melakukan pembinaan, pendidikan, inspeksi secara meluas agar masyarakat dapat mengetahui penggunaan bahan kimia secara benar dan tepat.”
Pemerintah dengan harapan tingkat pengendalian keamanan pangan yang tinggi, membentuk Biro Perlindungan Lingkungan dari Bahan Toksikologi dan Kimia (Toxic and Chemical Substances Bureau/TCSB) yang mana dalam waktu singkat 3 tahun telah berhasil mengikuti jalur internasional dalam pengendalian keamanan kesehatan. Ketua TCSB, Xie Yan-ru mengemukakan, tahun lalu telah memasukan penelitian bahan kimia, tahun ini dengan menggunakan pengalaman internasional melakukan pengendalian produk kimia dan merkuri, di kedepannya akan membahas “Konvensi Stockholm” terkait pengendalian pencemaran organik.
Biro Pelestarian Lingkungan menyampaikan, di satu sisi pemerintah berharap dapat mengunakan pengalaman internasional, selain itu juga berharap melalui kerjasama dengan dunia internasional mempromosikan lingkungan hijau bebas racun yang berkesinambungan.