History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kapal Kargo “Yung Man Shun” Diinspeksi Pihak Militer Indonesia

  • 07 August, 2019
  • 譚雲福
Kapal Kargo “Yung Man Shun” Diinspeksi Pihak Militer Indonesia
Kapal Kargo “Yung Man Shun” Diinspeksi Pihak Militer Indonesia

        (Taiwan, ROC) – Kapal kargo asal Kaoshiung yang bernama “Yung Man Shun”, pada hari Selasa tanggal 6 Agustus saat berlayar di sekitar perairan Indonesia, dihentikan dan diinspeksi oleh angkatan laut Indonesia. Kini kapal kargo “Yung Man Shun” berlabuh di pulau Batam, dan anak buah kapal yang berjumlah sebanyak 21 orang, semuanya berada dalam kondisi baik dan selamat. Saat ini pihak Kementrian Luar Negeri juga tengah berupaya melakukan komunikasi dan klarifikasi dengan pihak terkait di Indonesia, dan berharap kapal kargo “Yung Man Shun” dapat segera berlayar pulang kembali ke Taiwan.

        Kepala Departemen Kemaritiman Pemerintah Kota Kaoshiung Zhao Shao-lian pada hari Selasa malam tanggal 6 Agustus, saat diwawancarai oleh media, membenarkan adanya berita informasi terkait masalah inspeksi kapal “Yung Man Shun”, yang mana kini berlabuh di pulau Batam Indonesia. Dalam waktu yang bersamaan, ia juga menjelaskan jika kapal kargo berfungsi untuk membantu proses pengiriman hasil laut, yang saat itu sarat dengan hasil tangkapan dari kapal nelayan yang lainnya. Karena kapal kargo dimuati oleh produk perikanan yang memiliki masa kedaluwarsa, maka tidak dapat berlabuh terlampau lama atau terhalangi.

        Pihak perwakilan Taiwan di Indonesia atau TETO menyampaikan bahwa sebegitu tersiar kabar adanya kasus inspeksi kapal kargo berbendera Taiwan oleh pihak angkatan laut Indonesia, dan kapal telah berlabuh di pulau Batam, maka pihaknya segera melakukan komunikasi dengan instansi yang terkait di Indonesia agar dapat segera memberikan izin berlayar. Selain itu, pihak TETO sendiri juga tengah mengajukan permohonan izin kunjungan diplomatik dan izin memasuki kawasan terkait dari pihak pemerintah Indonesia, selain itu pihak TETO juga telah mengutus perwakilannya untuk segera menuju pulau Batam dan memberikan bantuan yang sekiranya dibutuhkan.

Komentar

Terbarumore