History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MND: Pembelian Pesawat Tempur F-16 Masih Berjalan Sesuai Prosedur

  • 31 July, 2019
  • 譚雲福
MND: Pembelian Pesawat Tempur F-16 Masih Berjalan Sesuai Prosedur
MND: Pembelian Pesawat Tempur F-16 Masih Berjalan Sesuai Prosedur

        (Taiwan, ROC) – Media New York Times melansir sebuah berita berkenaan dengan adanya intervensi prosedur penjualan pesawat tempur F-16 dari pihak Amerika kepada Taiwan, yang disebut dikarenakan akan digelarnya rapat diskusi perang dagang antara pihak Amerika dengan pihak Daratan Tiongkok. Namun pihak Kementrian Pertahanan dan Keamanan atau MND pada hari Rabu tanggal 31 Juli menyampaikan bahwa untuk program pembelian pesawat tempur baru, pihaknya telah mengajukan LOAr for LOA, surat pernyataan kebutuhan pembelian, dan pihak eksekutif Amerika juga telah menindaklanjutinya sesuai dengan prosedur yang ada, sehingga semuanya berjalan dengan perkembangan yang ada.

        Pihak MND menegaskan bahwa Kementrian Pertahanan dan Keamanan akan terus melakukan komunikasi yang erat dengan pihak eksekutif Amerika Serikat, jika kelak ada perkembangan yang baru, maka akan diberitahukan kepada khalayak umum.

        Pihak media The New York Times pada hari Selasa tanggal 30 Juli waktu setempat memberitakan bahwa anggota DPR dan senator dari dua lembaga legislatif pihak Amerika Serikat menuding Presiden Donald Trump yang sengaja memperlambat prosedur penjualan 66 buah pesawat tempur jenis F-16V yang bernilai total US$ 8 milyar. Sementara dari pejabat pihak Daratan Tiongkok menyebutkan bahwa pihaknya mengecam keras sikap Taiwan yang mengajukan pembelian pesawat tempur sebanyak 66 buah jenis F-16V dari pihak Amerika Serikat.

        Kini anggota DPR Amerika meragukan sikap Presiden Donald Trump, yang dikatakan memperlambat proses penjualan perlengkapan militer, karena dimaksudkan untuk mempermudah proses negosiasi berkenaan dengan perang dagang, dan untuk menghindari ketidakpuasan sikap Daratan Tiongkok terhadap Amerika yang tentu akan mempengaruhi proses jalannya negosiasi, atau bisa jadi program penjualan alutsista tersebut juga menjadi salah satu anak catur yang dapat dimainkan oleh Presiden Donald Trump. Dalam lansiran berita tersebut, disebutkan bahwa setiap gerak gerik yang dilakukan oleh Donald Trump telah menuai kritikan dan kecaman dari berbagai pihak, baik dari partai berkuasa maupun oposisi.

        Anggota DPR dari partai Republik, Michael McCaul pada tanggal 29 Juli sebelumnya memberitahukan kepada pihak media The New Tork Times bahwa proses penjualan alutsista dari pihak Amerika sebagai bentuk dukungan kepada Taiwan, akan mempengaruhi proses negosiasi dengan pihak Beijing.

        Michael McCaul menjelaskan bahwa dirinya mendukung penjualan pesawat tempur jenis F-16 kepada Taiwan. Senator dari partai Demokrat, Robert Menendez menyebutkan bahwa yang menyebabkan melambatnya proses penjualan pesawat tempur jenis F-16 adalah, jika hal tersebut bisa digunakan oleh Donald Trump dalam proses negosiasi dengan pihak Daratan Tiongkok, sebagai salah satu bentuk tekanan bagi mereka. Namun Robert Menendez menjelaskan bahwa pertahanan keamanan Taiwan tidak dapat dijadikan sebagai salah satu bahan negosisasi, terlebih-lebih hanya untuk menyenangkan hati Daratan Tiongkok.

Komentar

Terbarumore