History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Penambahan 10% Guru Mandarin, Setengahnya Bertugas di Negara Sasaran Kebijakan Baru Menuju Arah Selatan

  • 29 July, 2019
  • 鄭蕙玲
Penambahan 10% Guru Mandarin, Setengahnya Bertugas di Negara Sasaran Kebijakan Baru Menuju Arah Selatan
Kemendik menggelar pelatihan guru pengajar Bahasa Mandarin (sumber foto: Kemendik)

(Taiwan, ROC) Guna meningkatkan pendidikan Bahasa Mandarin, maka kebijakan Kemendik mengatasi permasalahan yang dihadapi guru pengajar Bahasa Mandarin, serta meningkatkan kemampuan pengajar yang merantau ke luar negeri agar dapat beradaptasi, maka Kementerian Pendidikan pada liburan musim panas tahun ini merancang 2 ajang kelas pelatihan bagi staf pengajar yang akan ke luar negeri mengajrai Bahasa Mandarin, terbagi atas staf pengajar untuk kawasan Amerika dan Benua Eropa, kemendik akan memberikan keterangan jelas mengenai kebijakan dan sumber kegiatan belajar-mengajar.

Kepala divisi urusan pendidikan antar selat dan internasional Kemendik, Lin Xiao-ying(林曉瑩) pada hari Senin ini (29/7) mengemukakan, ajang pertemuan ke-2 akan berlangsung pada tanggal 13 Agustus, pelatihan untuk staf pengajar yang berkonsentrasi pada kawasan Jerman, Perancis dan Rusia, untuk pendaftaran mulai dibuka.

Lin Xiao-ying (林曉瑩) mengatakan, “Misalkan di Amerika, kami akan mencari pengajar Bahasa Mandarin yang berada di Amerika Serikat berstatus sebagai guru pengajar, masih ada asisten dan mereka dapat membagikan pengalaman kegiatan belajar mengajar mereka, kehidupan ataupun bidang pendidikan, atau memperkenalkan sekolah, masih ada kebudayaan Amerika Serikat dan dalam kehidupan sehari-hari bagaimana beradaptasi; untuk beberapa negara kawasan Benua Eropa, yang terkonsentrasi pada Jerman, Perancis dan Rusia, kami akan membagi menjadi 3 kelompok, dengan pembagian tugas ada yang mencari beberapa pengajar yang menetap di negara-negara tersebut, atau asisten asal Tionghoa kembali ke Taiwan untuk membagikan pengalamannya.”

Lin Xiao-ying menambahkan, pada tahun lalu Kementerian Pendidikan menyeleksi 340 orang diutus mengajar di luar negeri, sementara tahun lalu ada 325 orang, terdapat penambahan 5%, pada tahun ini diharapkan angka peningkatan bisa bertambah menjadi 10%, dengan kata lain ada sebanyak 374 orang yang diutus untuk mengajari bahasa Mandarin, untuk prediksi awal terdapat 180 orang, 50% diantaranya adalah staf guru pengajar yang akan diutus ke negara sasaran Kebijakan Baru Menuju Arah Selatan, untuk tahun lalu sebanyak 154 orang, angka prediksi ini dibandingkan dengan tahun lalu terdapat penambahan 30 orang.

Kemendik mendorong agar staf pengajar yang akan berangkat ke luar negeri untuk misi pendidikan bahasa Mandarin, di masa depan setelah mengemban tugas belajar mengajar, selain mereka ada staf pengajar di garis terdepan, mereka juga termasuk diplomasi budaya bagi Taiwan, mengharapkan agar guru pengajar berinisitif untuk merintis tugas ini, untuk mengekspansi kekuatan lunak Taiwan.

Komentar

Terbarumore