(Taiwan, ROC) – Maskapai penerbangan China Airlines pada hari Jumat malam tanggal 26 Juli mengumumkan daftar nama para pelaku yang dikenakan hukuman karena berupaya melakukan transaksi pembelian rokok tanpa pajak berskala besar, yang bersamaan dengan pesawat yang ditumpangi oleh presiden saat melakukan kunjungan ke luar negeri, termasuk di antaranya adalah Wakil CEO Senior Luo Ya-mei, Wakil Manager Sales Jean Chiu telah dicopot dari jabatannya, dan kini tengah memasuki masa pemeriksaan. Menteri Transportasi dan Komunikasi Lin Chia-lung pada hari Sabtu tanggal 27 Juli menyampaikan bahwa kasus skandal rokok menjadi sorotan dari masyarakat umum, pihak maskapai penerbangan China Airlines harus bertanggung jawab, dan tidak memperbolehkan adanya pembelaan terhadap individual tertentu. Lin Chia-lung menegaskan bahwa hukuman dan tanggung jawab akan selaras dengan bahan bukti yang ada di lapangan. Lin Chia-lung menjelaskan dengan mencopot pejabat yang khusus bertugas pengaturan perjalanan presiden adalah sikap yang terbaik, dirinya berharap pihak China Airlines mampu memberikan hasil laporan penyelidikan dalam kurun waktu 1 pekan kepada Yuan Eksekutif.
Chairman China Airlines Hsieh Shih-chien, sebelumnya telah menggelar jumpa pers dan memberikan penjelasan mengenai skandal penyelundupan rokok bebas pajak tersebut, namun pihak Kementrian Transportasi atau MOTC tidak puas akan penjelasan tersebut, yang memicu emosi Menteri Transportasi Lin Chia-lung. Lin Chia-lung dan Hsieh Shih-chien bertemu pada tanggal 26 Juli, dan pada malam harinya pihak China Airlines mengumumkan daftar nama pejabat yang khusus mengatur perjalanan presiden, mulai dari tahun 2013 hingga 2019.
Lin Chia-lung pada hari Sabtu tanggal 27 Juli saat diwawancarai oleh media menyampaikan bahwa kasus ini telah memicu perhatian masyarakat umum, dan pihak MOTC tidak puas akan langkah tindakan yang diambil oleh pihak maskapai penerbangan China Airlines. Setelah mengetahui bahwa menteri Lin Chia-lung sangat tidak puas, maka Chairman China Airlines Hsieh Shih-chien barulah mempercepat proses tugas penyelidikan yang ada. Lin Chia-lung menyebutkan bahwa mencopot jabatan pejabat yang khusus mengatur perjalanan presiden adalah hal yang paling mendasar. Untuk itu, dirinya juga meminta China Airlines untuk tidak menghalangi penyelidikan yang tengah dilakukan oleh petugas, sedapat mungkin mengumumkan hasil data informasi yang dimiliki, dan memberikan hasil laporan penyelidikan dalam kurun waktu satu pekan kepada Yuan Eksekutif.
Banyak yang berpendapat jika Hsieh Shih-chien akan kehilangan posisi jabatan Chairman China Airlines. Untuk hal ini, Lin Chia-lung menjelaskan bahwa hukuman akan diberikan dengan merujuk kepada data bukti yang ada, namun hingga saat ini bukti yang dimiliki masih kurang lengkap, dan meminta pihak luar dapat bersabar menantikan hasil penyelidikan.