(Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan terjadinya skandal penggelapan rokok tanpa pajak yang dilakukan oleh anggota satuan pengaman presiden, pihak Istana Kepresidenan pada hari Sabtu tanggal 27 Juli mengumumkan daftar hukuman, khususnya kelalaian pengontrolan yang menyebabkan terjadinya skandal tersebut. Letnan Chang Jie yang sebelumnya bertugas sebagai ketua pengaman presiden, telah jatuhi hukuman 1 kali kesalahan besar dan 2 kali kesalahan kecil, Mayjen Liu Hui-chien selaku wakil ketua pengaman presiden dijatuhi hukuman 1 kali kesalahan besar dan 1 kali kesalahan kecil. Sementara Mayjen Lin Kuo-chin dan Mayjen Chen Yi-fu, masing-masing dijatuhi hukuman 1 kali kesalahan besar. Dan anggota keamanan lainnya, Hsiung Yang-kuo, Yang Wen-jin dan Chen Min-hua masing-masing dijatuhi hukuman 1 kali kesalahan besar.
Juru Bicara Istana Kepresidenan Ernesto Ting menyampaikan bahwa kasus skandal ini telah melanggar hukum peraturan yang ada, dan secara jelas dapat terlihat adanya kelalaian dalam pengelolaan anggota serta ketidakdisiplinan yang terjadi, sehingga semua anggota keamanan yang ada tidak dapat mengelak dan sudah sepantasnya untuk mendapatkan ganjaran hukuman. Semua proses dipercepat, dan selanjutnya akan menantikan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim Yuan Yudikatif, agar daftar hukuman bisa lebih lengkap lagi.
Ernesto Ting menyebutkan bahwa kelalaian ini terjadi karena telah adanya kebiasaan yang buruk yang terjadi selama ini. Sikap presiden juga sangat jelas, jika ada kesalahan maka harus segera diperbaiki, jika ada kebocoran harus segera ditutupi, agar tidak terjadi kesalahan serupa di masa mendatang. Untuk pertama kalinya, Presiden Tsai Ing-wen segera melakukan pembahasan dan penataan ulang para pejabat yang ada.