(Taiwan, ROC) – Pameran produk khusus pertanian 2019, akan mulai digelar pada tanggal 27 Juli mendatang di World Trade Centre gedung 1. Panitia penyelenggara berhasil menarik sebanyak 220 instansi peserta yang terdiri dari asosiasi pertanian dan perikanan, kelas produksi dan penjualan, koperasi, petani muda, petani kecil untuk ikut serta dalam pameran kali ini. Pameran akan diklasifikasikan menjadi 3 kawasan pameran besar antara lain kawasan produk sayur mayur dan buah-buahan, kawasan produk hasil laut dan kawasan produk hasil proses, sehingga memberikan kemudahan bagi para konsumen untuk langsung mengetahui lokasi kawasan produk yang diinginkannya.
Salah satu panitia penyelenggara, TAITRA, pada hari Kamis tanggal 18 Juli menyampaikan jika pameran kali ini tidak semata menjadi platform pertemuan bisnis B2C saja, juga sekaligus memungkinkan terjadinya hubungan bisnis B2B. Pameran turut mengundang sebanyak 20 pelaku usaha buah-buahan yang disukai oleh umum, makanan dan perusahaan ekspor bidang produk hasil proses. Selain itu, juga masih ada distributor asal Hong Kong, Jepang dan perusahaan dalam negeri, misalnya Aji-No-Chinmi, CitySuper, Carrefor, PXmart, RTmart yang akan menghadiri pameran, sekaligus membantu mempromosikan produk pertanian Taiwan hingga ke luar negeri.
Sekjen TAITRA Ye Ming-shui mengatakan, “Sebelumnya kita hanya mengadakan kegiatan pembelian per produk atau per instansi saja. Kini kita mencoba membantu banyak perusahaan sekaligus dengan distributor ekspornya, maka hasilnya akan lebih cepat. Setiap orang bisa menemukan produk yang diinginkan. Semakin banyak orang yang menjual produk pertanian kita, maka akan semakin bagus, dengan melakukan kerjasama untuk ekspor ke luar negeri, maka mereka pun bisa memiliki peluang yang tetap untuk hal tersebut.”
TAITRA memprediksi bahwa pameran kali ini akan mampu menyedot sebanyak 30 ribu pengunjung, dan jumlah perputaran dana yang akan terjadi di dalam pameran kali ini mampu mencapai angka NT$ 5 juta, sementara untuk nilai pemesanan ke depannya bisa mencapai angka puluhan juta dolar Taiwan. Jika pameran kali ini berhasil, maka kelak akan terus dipertahankan pengadaannya.