(Taiwan, ROC) Kemenhan Daratan Tiongkok mengumumkan dalam waktu dekat ini akan menjalankan latihan militer di sepanjang pantai tenggara, sementara Presiden Tsai Ing-wen sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke negara-negara Laut Karibia, dalam kondisi yang cukup sensitif, masyarakat luar berspekulasi waktu latihan dipilih secara khusus saat Presiden tidak berada di rumah. Sementara Presiden Tsai Ing-wen sedang dalam dinas perjalanan demokrasi kebebasan berkelanjutan, negara ke-2 yang dikunjunginya adalah Saint Kitts and Nevis, pada waktu setempat pada tanggal 14 Juli mendapat wawancara dan Beliau menyampaikan berdasarkan sumber informasi yang didapat, latihan militer ini sama seperti latihan rutin sebelumnya, akan tetapi dalam waktu terdekat ini latihan militer Daratan Tiongkok rutin kerap kali dilaksanakan bertepatan dengan kunjungan Presiden Tsai Ing-wen ke luar negeri. Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan, terkait dengan latihan militer Daratan Tiongkok, diyakini akan dapat dipantau oleh kemiliteran Taiwan serta ditangani dengan optimal.
Presiden Tsai Ing-wen mengimbau agar Daratan Tiongkok secara serius menjaga perdamaian dan turut bertanggungjawab dalam menjaga stabilitas regional, serta mengingatkan kembali Taiwan seharusnya Taiwan memperkuat pertahanan nasional.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “ mempertahankan perdamaian dan stabilitas regional menjadi tanggung jawab bersama, kami juga mengharapkan agar pihak Daratan Tiongkok sebagai negara besar, menjalankan tanggung jawab menjaga perdamaian dan stabilitas regional, secara serius mengimplementasikannya. Dalam hal ini juga mengingatkan kembali kepada Taiwan sendiri untuk memperkuat diri, memperkuat pertahanan nasional, kekuatan pembelaan nasional harus semakin kokoh, semua ini menjadi tindakan sehari-hari yang perlu kami laksanakan.”
Selain itu, kongres Amerika meloloskan Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (NDAA), dalam konten aturan ini mencakup penjualan senjata bentuk dukungan untuk Taiwan, agar pertahanan nasional Taiwan semakin tangguh, sementara kunjungan kali ini Presiden Tsai Ing-wen juga transit di New York, sehingga menarik perhatian masyarakat untuk berpandangan ada hubungan kunjungan Presiden Tsai dengan penjualan senjata Amerika Serikat untuk Taiwan.
Sehubungan dengan hal ini Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan, Ia tidak beranggapan waktu yang diatur sedemikian rupa atau hubungan kunjungannya dengan penjualan senjata Amerika Serikat untuk Taiwan, malah sebaliknya kebetulan sekali peninjauan dari kongres Amerika Serikat telah berjalan pada tahap tertentu dan dapat diumumkan bahwa, pihaknya akan terus berkomunikasi dengan Amerika Serikat untuk kebutuhan sektor pertahanan, Presiden Tsai Ing-wen kembali mengapresiasi atas penjualan senjata Amerika Serikat kali ini untuk Taiwan.