History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Survei: Hampir 90% remaja Taiwan memakai situs jejaring sosial

  • 10 July, 2019
  • 陳志勇
Survei: Hampir 90% remaja Taiwan memakai situs jejaring sosial
Survei CWLF: Hampir 90% remaja Taiwan memakai situs jejaring sosial (Foto: CNA/許秩維)

(Taiwan, ROC) - Hampir 90% remaja Taiwan berusia 7-15 tahun adalah anggota situs jejaring sosial, dan setiap remaja rata-rata memiliki tiga akun dan memakai situs tersebut dua jam per hari, demikian berdasarkan hasil jajak pendapat yang dilaksanakan oleh Child Welfare League Foundation (CWLF), diumumkan dalam suatu acara temu pers di Taipei, Selasa, 9 Juli.

Hasil survei menemukan, sejumlah 87% pelajar sekolah dasar dan sekolah menengah pertama memiliki akun situs jejaring sosial; di antaranya, setiap pelajar rata-rata memiliki 3,8 akun dan menggunakan akun-akun tersebut 16,7 jam per minggu.

Menurutnya, 9,3% responden memakai situs jejaring sosial melebihi 40 jam per minggu, 60,8% main gawai elektronik sampai tengah malam, hampir 63% merasa penting untuk bertahan online, 82,7% mempunyai smartphone, dan 39,9% mulai gelisah ketika offline atau tanpa HP-nya.

CWLF juga dengan cemas menemukan, 46,7% responden tidak melindungi privasinya ketika online, di mana 33,2% darinya mengizinkan situs yang dikunjungi untuk mengoleksi informasi pribadi mereka.

Ketua pusat koordinator kebijakan CWLF Li Hung-wen (李宏文) mengetengahkan empat risiko yang dihadapi pelajar SD dan SMP dalam pemakaian situs jejaring sosial, yakni adiksi internet, keamanan akses informasi pribadi, paparan konten tidak sesuai serta intimidasi cyber.

Li menyesalkan kenyataan bahwa kebanyakan orang tua kurang memerhatikan penggunaan media sosial anak-anak mereka, memberi mereka HP tetapi tidak berusaha untuk memastikan mereka memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di internet.

Yang membuat situasi lebih serius, sejumlah orang tua sendirinya juga kecanduan situs jejaring sosial, tutur Li.

CWLF menyarankan para orang tua untuk berbuat lebih banyak untuk melindungi privasi anak-anak mereka, memantau kontak mereka di situs jejaring sosial dan mengingatkan mereka untuk berhati-hati ketika berkomentar online, sementara juga mendesak pemerintah untuk membentuk suatu lembaga yang didedikasikan untuk mengelola keamanan internet.

Jajak pendapat CWLF kali ini dilaksanakan pada 6-24 Mei, mengumpulkan 1.542 respon valid, mencatat level kepercayaan 95% dengan marjin kesilapan plus minus 2,49%.

Komentar

Terbarumore