History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

AS Jual M1 Abrams Untuk Taiwan, Kemenhan: Normalisasi Kerjasama Sektor Pertahanan

  • 09 July, 2019
  • 鄭蕙玲
AS Jual M1 Abrams Untuk Taiwan, Kemenhan: Normalisasi Kerjasama Sektor Pertahanan
Kepala Staf Komando AD, Yang Ming-hai

(Taiwan, ROC) Kemenlu AS menyetujui penjualan 2 jenis perlengkapan militer mencakup M1 Abrams dan peluru kendali darat ke udara FIM-92 Stinger serta perlengkapan lainnya yang mendukung, total dana yang diperlukan lebih dari 2,2 milyar USD. Kemenhan pada hari Selasa ini (9/7) mengatakan, pemerintah AS pada waktu Amerika Timur 8 Juli menyampaikan kepada kongres penjualan senjata kepada Taiwan M1 Abrams dan perlengkapan militer lainnya total 4 jenis dengan nilai 2,7 milyar USD, diharapkan dapat difungsikan untuk satu bulan kedepan. Diantaranya tank perang M1 Abrams dan Stinger missiles untuk kedua jenis ini dengan nilai 2,22356 milyar USD yang telah diumumkan di laman situs Defense Security Cooperation Agency (DSCA); selain itu FGM-148 Javelin dan TOW Missile tidak dipublikasikan di situs resmi DSCA.

Kemenlu mengemukakan, kali ini atas persetujuan ASN dengan jenis penjualan perlengkapan militer membuktikan pihak AS berdasarkan hukum hubungan Taiwan dan 6 Assurances, mensuplai perlengkapan militer untuk kekuatan pertahanan Taiwan, kerjasama ini terjalin selama bertahun-tahun, sangat bermanfaat bagi Taiwan untuk kekuatan pertahanan dan menjaga stabilitas nasional. Kemenhan sangat mengapresiasi penjualan senjata pihak Amerika Serikat kepada Taiwan. Direktur Strategi Perencanaan Kemenhan, Wu Pao-kun (吳寶琨) mengatakan, penjualan senjata kali ini setelah Donald Trump menjabat sebagai Presiden AS merupakan ke-4 kalinya, hal ini menandakan penjualan senjata kepada Taiwan semakin rutin, Taiwan –AS melanjutkan konsolidasi kemitraan strategis perdamaian keamanan, sepakat menjaga kebebasan demokrasi masyarakat Taiwan dan stabilitas perdamaian kawasan Indo Pasifik.

Kepala Staf Komando AD, Jenderal Yang Ming-hai mengemukakan, bobot tank perang M1 Abrams 63 ton, kekuatan mesin turbin 1500 daya kuda, mengenai dioperasikan ke jalan raya, sebelum pembelian telah dilakukan evaluasi, sementara Jepang, Korea dan Inggris memiliki lanskap yang hampir serupa dengan Taiwan, walaupun tank ini cukup berat namun untuk kekuatan mesin dan penggunaanya tidak bermasalah.

Yang Hai-ming(楊海明) mengatakan, “mengenai berat tank perang ini, untuk kondisi demikian sebelum kami melakukan pengadaan kami telah melakukan evaluasi berapa bobot berat yang mampu ditahan jembatan dan jalan di Taiwan, dan daya tahan jalan jembatan telah kami evaluasi dan tidak bermasalah. Untuk masalah pengiriman, dikarenakan cukup berat dan menjadi permasalahan, kami juga berkoordinasi dengan bagian pengadaan perlu ada alat transportasi yang berfungsi mengangkut.”

Yang Hai-ming mengatakan, tank perang M1 Abrams memiliki banyak tipe, Kemenhan berdasarkan kebutuhan fungsi operasional mengusulkan dan melakukan pembelian, mencakup selongsong dan lini perakitannya, tank transporter, dari semua perlengkapan ini akan dibahas setelah mendapat daftar harga pada bulan Agustus mendatang, baru akan dibeli sekaligus. Ia mengatakan menunggu setelah mendapatkan 108 tank perang M1 Abrams, sementara tank M60 A3 ada sebanyak 460 buah, selain akan mengabaikan tank yang lama, juga mengupgrade perlengkapan militer sebagai bagian perencanaan menghadapi ancaman serangan musuh.

Komentar

Terbarumore