(Taiwan-ROC) -- Asia/Pacific Group on Money Laundering (APG) beberapa hari lalu mengumumkan laporan penilaian timbal balik putaran ketiga, Taiwan dimasukkan dalam posisi terbaik dalam “tingkat pelacakan pada umumnya”, untuk “tingkat pelacakan secara paksa” mengalami peningkatan lebih baik dari sebelumnya, untuk lebih dapat memastikan hasil tersebut kantor anti pencucian uang di bawah naungan Yuan Eksekutif bulan Agustus mendatang akan bertolak ke Australia untuk mengikuti sidang tahunan APG. Perdana Menteri Su Tseng-chang dalam rapat Yuan Eksekutif menyampaikan, beberapa tahun terakhir ini pemerintah telah melakukan revisi hukum terkait, meningkatkan pengelolaan finansial, melakukan pelacakan untuk dana yang tidak jelas, meningkatkan pembinaan wawasan terkait pencucian uang bagi instansi swasta, sehingga pada akhirnya bisa mendapatkan penilaian yang baik, PM Su mengucapkan terima kasih pada instansi dan personil-personil yang terlibat didalamnya.
Su Tseng-chang menyampaikan, dalam sidang tahunan APG di Australia nanti akan memberikan kesempatan bagi tiap-tiap negara anggota dapat mengajukan pertanyaan terkait laporan penilaian ini, selama masa sebelum sidang ini masih memiliki kesempatan bagi Taiwan mengabungkan kekuatan dalam dan luar negeri dalam upaya pemberantasan pencucian uang, agar tiap-tiap negara anggota APG dapat melihat tekad keinginan Taiwan.
Su Tseng-chang mengemukakan, anti pencucian uang harus tegas agar pemikiran pencegahan ini dapat mendalam di hati setiap orang, memahami kalau tugas ini menjadi salah satu kekuatan daya saing negara, tetapi juga harus menghindar hal-hal yang tidak diperlukan yang membuat kehidupan normal masyarakat terganggu ; apabila ingin meraih junjungan internasional maka produksi dan masyarakat juga harus dapat berbagi manfaat positif dari stabilitas tatanan aliran dana moneter.