(Taiwan – ROC) -- Serikat pekerja pramugari melakukan mogok kerja perusahaan penerbangan Eva Air yang hari ini (5/7) memasukki hari ke 16, hingga sekarang ini pihak majikan dan pihak pekerja masih beragumen mengenai “tidak memperhitungkan hal yang sebelumnya”, “perjanjian damai” dan “pemberitahuan pra-mogok kerja”.
Serikat Pramugari Kota Taoyuan hari Jumat (5/7) melakukan kegiatan “Eva Air merajarela, pramugari kesusahan” yang diikuti oleh 30 orang peserta pramugari Eva Air yang mogok kerja pada pukul 5.40 pagi tadi dari Nangkang melakukan perjalanan sepanjang 27 kilometer untuk menunjukkan pada presiden.
Menteri Transportasi, Lin Chia-lung, hari ini (5/7) ketika diwawancarai setelah mengikuti forum, menghimbau majikan dan pramugari Eva air untuk secepatnya menandatangani perjanjian agar aksi mogok kerja ini dapat segera berakhir, jika membiarkan hal ini terus berjalan malah akan semakin melukai dan merugikan kedua belah pihak. Lin Chia-lung juga memperingati Eva Air untuk menyelesaikan masalah mogok kerja ini dengan sebaik mungkin, jika tidak akan mempengaruhi pengalokasian penerbangan sipil yang berdampak pada pembagian jalur dan hak terbang dari Eva Air.
Lin Chia-lung mengatakan, “Untuk itu kami juga mengingatkan Eva Air, ini tidak hanya masalah interen karyawan dan perusahaan saja, ini telah berpengaruh besar pada hak penumpang dan masyarakat umum. Tentu saja juga sebagai otoritas transportasi Kementerian Perhubungan, kami akan melakukan peninjauan kembali pada hak navigasi di masa mendatang, juga jalur penerbangan. untuk itu kami juga mengimbau kedua belah pihak, majikan dan pekerja, jangan karena sengketa interen ini membuat penumpang, biro perjalanan dan juga masyarakat pada umumnya terluka, selain itu juga mempengaruhi citra nama dari perusahaan penerbangan Eva Air, dan peninjauan jalur terbang di masa mendatang.”
Lin Chia-lung juga menyampaikan, saat ini Kementerian Transportasi beranggapan kalau perencanaan penanganan darurat Eva Air sudah cukup baik, sehingga tatanan penerbangan pada umumnya stabil, Kementerian Transportasi akan bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja untuk mempercepat negosiasi antara perusahaan dan serikat kerja agar bisa secepatnya menandatangani perjanjian.
Selain itu, terkait dengan Eva Air terus melakukan perekrutan pramugari semasa mogok kerja berlangsung, Kementerian Tenaga Kerja menyampaikan, berdasarkan “hukum bidang usaha layanan”, bank tenaga kerja tidak boleh turut campur dalam mogok kerja atau sengketa antara pekerja dan perusahaan. Lin Chia-lung menyampaikan, untuk hal ini ia menghormati Kementerian Tenaga Kerja.