History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Taiwan dan Uni Eropa Bekerjasama Bentuk Tim Pemberantas Pelanggar IUU

  • 04 July, 2019
  • 譚雲福
Taiwan dan Uni Eropa Bekerjasama Bentuk Tim Pemberantas Pelanggar IUU
Taiwan dan Uni Eropa Bekerjasama Bentuk Tim Pemberantas Pelanggar IUU

        (Taiwan, ROC) – Industri perikanan samudera lepas Taiwan pada bulan Oktober 2015 dikategorikan oleh Uni Eropa ke dalam daftar pelanggar peraturan, tidak melaporkan dan daftar negara yang dipantau sebagai penangkap ikan secara ilegal atau IUU, sehingga termasuk negara yang tidak layak untuk diajak kerjasama. Setelah berupaya perbaikan selama kurang lebih 3 tahun, akhirnya nama Taiwan berhasil dihapuskan dari daftar IUU.

        Dewan Pertanian pada hari Kamis tanggal 4 Juli dalam rapat di Yuan Eksekutif menyampaikan bahwa setelah Taiwan dimasukkan ke dalam daftar IUU, maka Dewan Pertanian mulai melakukan perbaikan melalui kerangka hukum, pengawasan dan pengendalian, pemantauan berkelanjutan akan produk hasil perikanan, dimana ke empat hal ini merupakan hasil kerjasama dengan dunia internasional, sehingga turut meningkatkan pengendalian dalam bidang perikanan Taiwan, dan efektif memaksimalkan tanggung jawab dari setiap perahu kapal. Terkait kapal ikan berbendera asing yang masuk ke wilayah perairan Taiwan, maka akan turut diberlakukan peraturan pengendalian yang serupa, sehingga sekaligus mengemban tugas dalam hal pelabuhan dan pasar dalam negeri, yang mana berhasil menjadikan Taiwan sebagai bagian anggota yang tidak dapat terlepaskan dari dunia perindustrian perikanan internasional.

        Dewan Pertanian menjelaskan bahwa pihak Uni Eropa memberikan apresiasi atas upaya reformasi yang dilakukan oleh pihak Taiwan dalam bidang perikanan, sehingga keduanya sepakat untuk membentuk tim kerja pemberantas pelanggar IUU, sekaligus melanjutkan pendalaman tugas pemantauan pelanggar yang ada dalam daftar IUU.

        Kepala Dewan Pertanian Huang Hong-yan mengatakan, “Sangat beruntung, setelah berupaya selama 3 tahun dan 9 bulan, kita berhasil mengimplementasikan beberapa hal, mendapatkan apresiasi tinggi dari Uni Eropa, dan masuk ke dalam pers rilis yang menyebutkan keberhasilan Taiwan, serta bersedia untuk menjalin kerjasama dengan Taiwan di kedepannya. Oleh sebab itu, kita bersama dengan Uni Eropa akan membentuk sebuah tim pemberantas pelanggar IUU, melanjutkan berbagai program kerjasama, perbaikan. Selain ke 4 hal yang tadi disebutkan, juga sekaligus menjembatani usulan yang diberikan, agar kedua belah pihak dapat saling berkomunikasi dan bersama-sama berusaha.”

        Perdana Menteri Su Tseng-chang dalam rapat di Yuan Eksekutif menyampaikan bahwa pihak Uni Eropa pada akhir bulan Juni lalu telah mencabut kartu kuning yang disematkan kepada Taiwan. Hal ini tidak semata memberikan bantuan dalam hal ekspor produk perikanan Taiwan, namun juga sekaligus memberikan kesempatan bagi Taiwan untuk dapat melanjutkan perkembangan yang berkesinambungan dalam hal perindustrian perikanan Taiwan. Su Tseng-chang menjelaskan bahwa jika tidak mencabut kartu kuning tersebut, ada kemungkinan akan diberikan kartu merah, dan hal ini tentu akan memberikan kerugian senilai NT$ 100 milyar bagi perindustrian perikanan Taiwan, memperburuk nama baik Taiwan di mata dunia internasional dan semakin mempersulit keadaan perekonomian yang ada. Dirinya juga tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada Dewan Pertanian dan semua pihak yang telah memberikan dukungan, termasuk para nelayan dan juga anggota Yuan Legislator yang telah meloloskan perbaikan peraturan dalam rapat pembacaan tahap ke tiga.

Komentar

Terbarumore