(Taiwan, ROC) – Pada tahun 2016 banyak veteran nasional yang ke Daratan Tiongkok untuk mengikuti kegiatan “Peringatan 150 tahun Dr. Sun Yat-sen” yang diselenggarakan oleh pemerintahan Daratan Tiongkok, mereka duduk di bawah panggung mendengarkan pidato dari Pemimpin Daratan Tiongkok, Xi Jin-ping, bahkan mereka juga berdiri saat menyanyikan lagu kebangsaan Daratan Tiongkok, hal ini menimbulkan kritikan tajam. untuk itu pemerintah melakukan amandemen undang-undang memperkuat pengawasan pensiunan tentara nasional dan pegawai negeri sipil.
Yuan Legislatif hari Rabu tanggal 3 Juli meloloskan pembacaan ketiga “Peraturan Hubungan Masyarakat Antar Selat Taiwan”, dengan tegas menetapkan, untuk mereka yang pernah menjabat dalam pertahanan keamanan, kementerian luar negeri, MAC atau segala yang terkait dengan tugas pertahanan keamanan nasional baik itu wakil atau ketua atau bahkan anggota, semua tidak diperbolehkan berpartisipasi dalam perayaan atau kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak terkait instansi pemerintahan, administratif, tentara militer dan lainnya, yang dianggap sebagai tindakan menghambat martabat negara. berdasarkan pembacaan ketiga, tindakan menghambat martabat negara menunjukkan pada tindakan menghormati bendera, lagu dan lainnya yang melambangkan politik dan pemerintahan Daratan Tiongkok, seperti upacara, menyanyikan, menyuarakan atau tindakan terkait lainnya.
Legislator Partai Progresif Demokratik (DPP). Liu Shih-fang yang turut dalam amandemen ini menyampaikan, perubahan peraturan hubungan masyarakat Antar Selat Taiwan untuk menyatukan “5 Hukum Pertahanan Keamanan Nasional”.
Liu Shih-fang mengatakan, “Semua orang yang mengikuti pemilu sudah menerima tanah itu, sama artinya jika Anda mempedulikan layanan tentara kami, juga dapat menerima militer ini, karena hanya ada sedikit dari kaum veteran yang bermasalah dalam hal identitasnya, demi keuntungan pribadi baru menggunakan front persatuan sebagai alatnya. kebanyakan anggota militer dan pensiunan militer tahu bagaimana melindungi pertahanan dan keamanan nasional, bagaimana menjaga martabat sebagai seorang militer, yaitu dengan mematuhi 5 hukum pertahanan keamanan nasional baru dapat benar-benar melindungi keamanan nasional.”
Peraturan tertulis dalam pembacaan ketiga, semua anggota pemerintahan, walikota/bupati, pertahanan keamanan, semua anggota yang berkepentingan dan terkait dengan kerahasian negara, apabila mereka ingin berkunjung ke Daratan Tiongkok, mereka harus mengajukan permohonan pemeriksaan dan persetujuan sebelum dan setelah kunjungan mereka melakukan kunjungan. Apabila didapati berkunjung ke Daratan Tiongkok tanpa persetujuan maka akan dikenakan sanksi sebesar NT$ 2-10 juta.
Apabila anggota pertahanan keamanan yang melanggar undang-undang ini dan turut dalam kegiatan militer yang diselenggarakan Partai Komunis maka akan dilihat berat-ringannya, terhadap veteran yang menerima uang pensiunan berkala bulanan, maka akan uang pensiunannya hanya akan diberikan 50% atau dihentikan selama 5 tahun, dengan sanksi paling berat adalah tidak diberikan lagi uang pensiunannya ; untuk veteran telah mengambil sekaligus dana pensiunannya maka akan dikenakan sanksi sebesar NT$ 2-10 juta ; bagi mereka yang telah menerima medali atau penghargaan maka akan dibatalkan.