(Taiwan, ROC) – Upacara kelulusan bersama dari para siswa dari 3 angkatan bersenjata, dengan terdiri dari 6 sekolah, antara lain akademi angkatan darat laut dan udara, National Defense University, National Defense Medical Center dan Air Force Institute of Technology, digelar pada hari Jumat tanggal 28 Juni. Presiden Tsai Ing-wen selaku komandan tertinggi dari 3 angkatan bersenjata, turun langsung sebagai pemimpin upacara, sekaligus membagikan sertifikat tanda kelulusan kepada para siswa. Presiden Tsai Ing-wen menegaskan bahwa dalam menghadapi berbagai aksi dan tindakan militer berturut yang dilakukan oleh pihak Daratan Tiongkok dalam kawasan, maka kita membutuhkan perlindungan keamanan nasional yang sangat kuat. Perdamaian tidak dapat mengandalkan sedekah dari orang lain, tentara nasional tidak meminta perang, tidak takut berperang, selalu siap siaga untuk bertempur, guna melindungi perdamaian yang ada di Selat Taiwan.
Kegiatan upacara kelulusan 3 angkatan bersenjata secara bersamaan, dilangsungkan di ROC Military Academy atau Akademi Militer Republik Tiongkok.
Dalam kata sambutannya, Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan bahwa setiap tahun dirinya selalu ingin menghadiri upacara kelulusan guna turut memberikan semangat bagi semua, yang mana hal ini juga menunjukkan jika selaku komandan tertinggi 3 angkatan bersenjata, juga memberikan dukungan penuh kepada tentara nasional. Dalam menghadapi tren perubahan dunia internasional, serta aksi dan tindakan militer yang berturut yang dilakukan oleh pihak Daratan Tiongkok di dalam kawasan, untuk bisa melindungi kedaulatan dan menjaga stabilitas keamanan kawasan, maka membutuhkan pertahanan keamanan negara yang kuat. 3 tahun silam takkala dirinya berkunjung ke salah satu pangkalan militer di kawasan Yilan, sempat mengatakan jika mengecat dinding dan mencabut rumput bukanlah hal yang paling penting. Dan kini setelah selang 3 tahun, perlengkapan militer yang lama telah diganti dengan yang baru, perbaikan sarana dan prasarana tempat tinggal prajurit, dan secara keseluruhan turut menstabilkan dan memajukan kekuatan militer yang ada.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Untuk kekuatan militer secara keseluruhannya, maka pertahanan keamanan diri nasional telah mengalami kemajuan dan stabil. Pesawat yang diproduksi oleh kita sendiri, tahun depan juga akan siap mengudara. Selama kurun waktu 10 an tahun, melewati beberapa presiden, semuanya juga ingin mewujudkan pengadaan produksi kapal selam. Akhirnya kini telah dimulai pelaksanaannya, dan pada tahun 2025 akan terbentuk satuan prajurit secara resmi. Selain itu, kita membeli keperluan militer, adalah untuk memperkuat kemampuan perang, dan ini tentu tidak pernah akan pernah terhenti.”
Presiden Tsai Ing-wen menyebutkan, selaku komandan tertinggi 3 angkatan bersenjata, maka dirinya berperan sebagai penyangga tentara nasional, menggunakan langkah yang teratur dan pasti untuk maju dan terlihat hasilnya, merupakan caranya menjaga tentara nasional. Presiden Tsai Ing-wen menyemangati para siswa yang lulus, meskipun masing-masing berbeda pasukan, namun sama-sama memiliki tugas memperkuat pertahanan dan keamanan nasional.