History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Uni Eropa Mencabut Peringatan Kartu Kuning atas Sektor Perikanan Taiwan

  • 28 June, 2019
  • 譚雲福
Uni Eropa Mencabut Peringatan Kartu Kuning atas Sektor Perikanan Taiwan
Uni Eropa Mencabut Peringatan Kartu Kuning atas Sektor Perikanan Taiwan

(Taiwan, ROC) – Pada bulan Oktober tahun 2015, Uni Eropa memberikan kartu kuning kepada Taiwan, atas tindakan penangkapan ikan ilegal di lepas pantai. Setelah melalui berbagai upaya selama 3 tahun, Dewan Pertanian (COA) menggelar konferensi pers pada Kamis malam tanggal 27 Juni. COA menyampaikan, pihak Uni Eropa telah mencabut kartu kuning yang sebelumnya disematkan atas Taiwan.

Pada tahun 2015, setelah Uni Eropa memberikan kartu kuning, Taiwan segera merevisi “Kebijakan Penangkapan Ikan di Lepas Pantai” dan 3 peraturan terkait sektor perikanan lainnya. Setelah amandemen ini diloloskan, COA dengan tegas menerapkannya di lapangan. Diberitakan nilai denda yang berhasil dikumpulkan, mencapai angka ratusan juta NTD. Selain itu, COA juga menempatkan petugas yang memantau selama 24 jam, dan senantiasa bersiap siaga memeriksa hasil tangkapan para nelayan. Meski mendapatkan keluhan dari para nelayan, namun COA terus menerapkan prosedur yang telah ditetapkan di lapangan. Hasil kerja keras ini, akhirnya mendapatkan pengakuan dari Uni Eropa. Pada tanggal 27 Juni 2019, Ketua COA Chen Chi-chung, mengumumkan bahwa kartu peringatan yang disematkan atas Taiwan oleh Uni Eropa, resmi dihapus.

Chen Chi-chung mengatakan, “Tanpa kerja sama dari seluruh nelayan Taiwan, kartu kuning ini dirasa tidak dapat dibatalkan. Proses ini telah memperluas kawasan penangkapan ikan Taiwan di 3 samudera dunia. Tidak disangka, di kawasan perairan ini terdapat banyak kebijakan internasional. Namun pada akhirnya, nelayan kami berhasil menjalakannya. Kami selaku COA ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh nelayan Taiwan. Berkat kerja sama dari semua pihak, kartu kuning ini berhasil dibatalkan”.

Pada tanggal 27 Juni 2019 malam, melalui akun Facebook-nya, Presiden Tsai Ing-wen menuliskan, pemerintah berkomitmen untuk menjaga nilai ekspor komoditas perikanan yang mencapai NT$ 40 miliar/tahunnya. Ini adalah keberhasilan yang patut dibanggakan. Kepala Negara melanjutkan akibat dari peringatan ini, dapat berimbas kepada enggannya beberapa pengusaha internasional untuk membeli produk laut Taiwan. Harga ikan-ikan pun dikhawatirkan akan terus memburuk, jika Taiwan mendapatkan kartu merah.

Di dalam konferensi pers semalam, selain mengundang mantan COA Tsao Chi-hung dan Lin Tsung-hsien, beberapa asosiasi perikanan juga hadir dan saling berbagi akan pengalaman masing-masing. Ketua Taiwan Squid Fishery Association, Lei Zu-gang, menuturkan kapal nelayan salah satu anggota pernah dikenakan denda sebesar US$ 50.000, dikarenakan penangkapan hiu hitam yang tidak disengaja. Selama 3 tahun terakhir, nelayan tersebut pun mematuhi seluruh peraturan yang telah ditetapkan.

Meskipun kartu kuning telah dicabut, upaya untuk mengembangkan industri perikanan akan terus digalakkan. Taiwan dan Uni Eropa telah sepakat untuk bergabung dalam tim kelompok kerja, guna memerangi aksi penangkapan ikan ilegal. Upaya ini adalah langkah untuk memperdalam pertukaran, dalam rangka menjaga kelangsungan para nelayan Taiwan dan dunia.

Komentar

Terbarumore