History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

AS Menangguhkan Penjualan Senjata Militer ke Taiwan, MND: Berjalan Normal

  • 25 June, 2019
  • 尤繼富
AS Menangguhkan Penjualan Senjata Militer ke Taiwan, MND: Berjalan Normal
AS Menangguhkan Senjata Militer ke Taiwan, MND: Berjalan Normal

(Taiwan, ROC) --- Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan akan bertemu dengan Penguasa Daratan Tiongkok Xi Jin-ping dalam Konferensi G20 mendatang. Pertemuan di antaranya akan memulai kembali negosiasi di tengah peliknya konflik perdagangan yang kian memanas. Media Amerika memberitakan guna untuk mencapai kesepakatan dengan Negeri Tirai Bambu, pemerintahan Presiden Donald Trump dikabarkan akan menangguhkan penjualan senjata ke Taiwan. Menanggapi pemberitaan ini, Kementerian Pertahanan Taiwan (MND) mengemukakan penjualan senjata tetap berjalan sesuai prosedur.

Media Time mewartakan, salah seorang petinggi dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengemukakan, pemerintahan Donald Trump akan mengarah kepada pembicaraan damai dengan Daratan Tiongkok, terkait penjualan senjata militer ke Taiwan. Menteri Keuangan Steve Munchin, yang menjadi sosok kunci penjualan senjata ini, dikabarkan akan hadir dalam pembicaraan bilateral antar Donald Trump dengan Xi Jin-ping. Media menuliskan Departemen Pertahanan Amerika telah mengajukan draf penjualan senjata militer M1A2 senilai US$ 2 miliar kepada pihak Kongres, namun belum mendapatkan persetujuan lebih lanjut dari pemerintahan Donald Trump. Mandeknya proses penjualan ini, adalah bukan lain tidak ingin membuat konflik perdagangan kian memanas.

Terkait dengan pemberitaan di atas, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA), (Andrew Lee) 李憲章mengemukakan AIT (Institut Amerika di Taiwan) telah berulang kali menegaskan bahwa Amerika Serikat akan mematuhi UU Hubungan Taiwan dan 6 Jaminan atas Taiwan. Amerika Serikat tidak akan pernah mengubah niatnya, untuk menjual senjata militer mereka kepada Taiwan.

Melalui pemberitaan di internet, media Time mengemukakan pejabat dan pakar Amerika Serikat diperkirakan akan mencegah semakin memanasnya konflik perdagangan, dalam pembahasan di pekan ini. Salah satu langkah yang diterapkan adalah dengan menangguhkan proses penjualan senjata militer kepada Taiwan. Pejabat terkait juga melanjutkan pemerintahan Presiden Donald Trump berniat untuk menggelar negosiasi damai dengan Daratan Tiongkok.

Pemerintah Negeri Paman Sam telah memberitahukan kepada pihak Kongres tentang penjualan senjata militer senilai US$ 2 miliar kepada Taiwan. Di antaranya adalah 108 unit tank perang tipe M1A2, senjata militer milik Perusahaan Raytheon dan Lockheed Martin. 

Guna untuk mencairkan suasana, Wakil Perdana Menteri Daratan Tiongkok Liu He (劉鶴) telah berbicara dengan perwakilan perdagangan Amerika Serikat, Robert Lighthizer. Pembicaraan yang berlangsung pada tanggal 24 Juni 2019 silam, adalah bukan lain untuk bertukar pandangan mengenai perihal ekonomi perdagangan.

Komentar

Terbarumore