(Taiwan, ROC) --- Kabinet pemerintahan Kepulauan Solomon tengah mempromosikan Kebijakan Prioritas 100 Hari. Di dalam kebijakan tersebut, tersirat proyek pemerintah setempat yang hendak meninjau kembali hubungan diplomatik dengan Taiwan. Media Reuters mewartakan pemerintah setempat akan mengirim delegasi mereka ke Daratan Tiongkok. Terkait berita ini, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (MOFA), Andrew Lee (李憲章), mengemukakan MOFA masih belum mendapat berita terkini, perihal jadwal keberangkatan delegasi Kepulauan Solomon ke Negeri Tirai Bambu.
Meskipun demikian, pemberitaan di atas telah mendatangkan kekhawatiran. Andrew Lee menekankan kerja sama antar kedua negara akan tetap berjalan, meski pemerintahan Kepulauan Solomon telah beralih kuasa.
Andrew Lee mengatakan, “Komunikasi kami dengan seluruh jajaran pemerintahan Kepulauan Solomon, terpantau lancar. Hal ini meliputi anggota kabinet, kementerian terkait, partai oposisi dan tokoh-tokoh politik setempat. Mereka juga telah memahami posisi pemerintahan Taiwan. Kami akan terus memperdalam hubungan kerja sama dengan Kepulauan Solomon. Saya rasa informasi ini sangat penting dan Kepulauan Solomon juga mengerti dengan saksama.
Pada tanggal 24 Juni 2019, media Reuters mewartakan pemerintahan Kepulauan Solomon tengah mempertimbangkan untuk menjalin kerja sama dengan Daratan Tiongkok. Kepulauan Solomon juga akan mengirim delegasi ke Beijing, untuk mempelajari isu-isu terkait. Perdana Menteri Manasseh Sogavare akan membentuk tim khusus untuk meninjau hubungan diplomatik Kepulauan Solomon dengan Taiwan. Rencananya, tim ini akan dikirim ke Vanuatu, Fiji, Samoa, Tonga dan Papua Nugini. Yang mana, kawasan tersebut telah menjalin hubungan diplomatik dengan Daratan Tiongkok.
Ketua dari tim khusus , John Moffat Fugui, mengemukakan kunjungan kerja akan dimulai pada minggu ini, dengan berkunjung ke Beijing dan Taipei. Melalui sebuah wawancara di telepon, ia melanjutkan akan meneliti manfaat yang telah diterima negara-negara tersebut, dari hubungan diplomatik yang telah terjalin. John Moffat Fugui menambahkan akan meninjau secara profesional. Dijadwalkan, laporan dari tim kerja ini akan diterbitkan pada akhir bulan Agustus mendatang.