History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai : Kunci Daya Pengaruh Taiwan Kehidupan Masyarakat yang Memiliki Kebebasan Beragama

  • 21 June, 2019
  • 曾秀情
Presiden Tsai : Kunci Daya Pengaruh Taiwan Kehidupan Masyarakat yang Memiliki  Kebebasan Beragama
residen Tsai : Kunci Daya Pengaruh Taiwan Kehidupan Masyarakat yang Memiliki Kebebasan Beragama

(Taiwan-ROC) -- Doa Pagi Nasional 2019 yang berlangsung hari Jumat (21/6) diselenggarakan di Taipei International Convention Center (TICC), Presiden Tsai Ing-wen yang selama 3 tahun berturut-turut diundang untuk hadir, tahun ini dalam acara doa pagi sarapan bersama bertema “kunci kekuatan pengaruh”. Presiden dalam kata sambutannya menyampaikan, selaku presiden, setiap hari beliau bertanggung jawab mempengaruhi pemerintahan dan negara, terutama memberikan pengaruh-pengaruh yang berdampak positif bagi masyarakat, dan berupaya agar Taiwan dapat memberikan pengaruh pada dunia. 

Pemimpin negara menyampaikan, terkait perlindungan keluarga dan generasi berikutnya, pemerintah sudah pasti bertanggung jawab dan tidak boleh menghindar, untuk itu pemerintah sejak 3 tahun lalu membantu keluarga rentan, bersama dengan kepala keluarga bersama-sama menabungkan dana pendidikan dan meningkatkan subsidi pendidikan, pengadaan perumahan rakyat, mewujudkan perawatan jangka panjang 2.0, berharap dapat mengurangi beban yang harus ditanggung keluarga, serta mendorong generasi muda untuk dapat dengan tenang hidup berkeluarga. Selain itu pelaksanaan kerja “4 hukum perlindungan anak” telah usai direvisi, untuk meningkatkan jaringan keamanan sosial yang tidak memadai. Presiden Tsai menegaskan, pemerintah akan terus melindungi setiap keluarga berdasarkan kebijakan pemerintah dan hukum.

Kepala negara juga secara khusus menyampaikan, kunci yang paling utama yang bisa membuat Taiwan memiliki daya pengaruh pada dunia adalah karena kehidupan demokrasi dan kebebasan beragama. Bulan Maret tahun ini, untuk pertama kali Taiwan bersama Amerika Serikat mengelar pertemuan perlindunganan kebebasan beragama di kawasan Indo-pasifik, The Presbyterian Church in Taiwan bulan Mei akhir juga menggadakan pertemuan membahas kebebasan beragama, Taiwan sangat senang dapat berbagi kebebasan beragama dengan negara-negara lain.  

Presiden Tsai mengatakan, “Dulu penganut agama di Taiwan dibatasi, tetapi sekarang, kita merupakan salah satu negara dengan tingkat kebebasan beragama paling tinggi, kami sangat senang berbagi pengalaman Taiwan pada semakin banyak negara di dunia, ini merupakan kekuatan pengaruh Taiwan.”

Pemimpin negara mengemukakan, dari sudut mata dunia, Taiwan tidak terlalu besar, tetapi bagaikan sebuah berlian, yang gemerlap sinarnya terpancar luas, membuat nilai-nilai universal demokrasi dan kebebasan Taiwan terpancarkan ke berbagai tempat di dunia.

Komentar

Terbarumore