History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Target Tender UMKM NT$ 30 Milyar Berkemungkinan Tercapai

  • 19 June, 2019
  • 譚雲福
Target Tender UMKM NT$ 30 Milyar Berkemungkinan Tercapai
Target Tender UMKM NT$ 30 Milyar Berkemungkinan Tercapai

        (Taiwan, ROC) – Komisi Kontruksi Publik atau PCC dalam ikut serta mendorong program kebijakan baru menuju selatan yang tengah diusung oleh pemerintah, juga turut memberikan bantuan bagi para pelaku usaha kelas kecil dan menengah dalam hal menjembatani berbagai peluang kerjasama bisnis dan usaha. Merujuk kepada data statistik yang dimiliki oleh PCC, jumlah total program pembangunan tender yang berhasil diraih oleh pengusaha Taiwan di negara-negara yang ada dalam kawasan kebijakan baru menuju selatan sebanyak 37 buah, yang mana 17 di antaranya berhasil diraih oleh pihak UMKM Taiwan, bahkan terus terdapat peningkatan jumlah tender yang diraih. Hingga bulan Mei tahun ini, jumlah total program pembangunan kontruksi yang berhasil dicapai adalah sebanyak 9 buah, dan 2 di antaranya diraih oleh UMKM Taiwan.

        Kabid Teknologi PCC Lin Jie pada hari Rabu tanggal 19 Juni saat diwawancara oleh media menyampaikan bahwa hasil produk dari industri konstruksi berbeda dengan jenis industri lainnya, yang mana harus mampu memproduksi di lahan lokal, termasuk manufakturnya. Selain itu, pelaku usaha harus benar-benar memahami undang-undang dan peraturan terkait setempat, sumber daya baik dari hulu hingga muara yang bisa dijangkau, serta jaringan koneksi hubungan antar individual yang harus sangat erat, barulah dapat meraih tender yang dimaksud. Semua hal ini tentu bukanlah hal yang mudah bagi pelaku UMKM, namun setelah melewati berbagai bentuk upaya kerja keras selama menahun, maka kini barulah bisa memunculkan hasil yang seperti saat ini.

        Lin Jie mengatakan, “Untuk bisa mendapatkan sebuah program tender, maka sang pelaku haruslah memiliki modal yang sangat besar, karena Anda harus benar-benar memahami kondisi setempat, membangun jaringan relasi setempat barulah bisa memungkinkan. Cara seperti ini biasanya hanya dapat dilakukan oleh perusahaan skala besar, karena modal yang dimiliki oleh mereka juga jauh lebih banyak, dapat memenuhi kebutuhan akan modal dasar. Tentunya, selaku UMKM juga memiliki berbagai keunggulan, misalnya lebih fleksibel, namun tentu juga harus mampu menyelesaikan berbagai masalah permodalan di tahap awal. Akan lebih mudah jika melihat dari jumlah program tender yang berhasil diraih, untuk tahun 2016 ada 3 tender, tahun 2017 ada 3 tender hingga tahun 2018 ada 17 tender, dan semua ini menunjukkan jika apa yang mereka tanam kini dapat dituai.”

        Jika melihat jumlah tender pada tahun lalu sebanyak 37 program, meliputi antara lain petrokimia, pabrik pembangkit listrik, jalan raya dan moda transportasi raya, konstruksi bangunan dan berbagai sarana prasarana wisata yang ada. Sementara para pelaku usaha lebih banyak berada di Malaysia, Vietnam dan Filipina. Lin Jie menjelaskan bahwa ada juga sebagian UMKM yang melakukan investasi di Myanmar, dan ada sebagian yang dikarenakan para pelajar perantauan yang dulu sempat bersekolah di Taiwan, telah kembali pulang membangun negaranya, sehingga tidak lupa untuk turut membangun jaringan relasi SDM nya sendiri, membantu para pelaku usaha dalam negeri melakukan ekspansi hingga ke pasar Myanmar.

        Pihak PCC sendiri juga mematok standar target untuk tahun ini, dengan nilai dana tender sebesar NT$ 30 milyar, sementara hingga bulan Mei tahun ini telah berhasil mencapai angka NT$ 19 milyar.

Komentar

Terbarumore