History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pihak MOFA Kritik Sikap Spanyol Yang Mendeportasi Kriminal Asal Taiwan ke Tiongkok

  • 08 June, 2019
  • 譚雲福
Pihak MOFA Kritik Sikap Spanyol Yang Mendeportasi Kriminal Asal Taiwan ke Tiongkok
Pihak MOFA Kritik Sikap Spanyol Yang Mendeportasi Kriminal Asal Taiwan ke Tiongkok

        (Taiwan, ROC) – Pihak Spanyol kembali mendeportasi para pelaku criminal kejahatan cyber berkewarganegaraan Taiwan ke pihak Daratan Tiongkok. Pihak Kementrian Luar Negeri atau MOFA pada hari Sabtu tanggal 7 Juni melayangkan kritikan tegas dan menyayangkan sikap dan tindakan yang diambil oleh pihak Spanyol, serta sekaligus untuk yang kesekian kalinya mengimbau pihak pemerintah Spanyol dapat memperhatikan prinsip dasar-dasar kemanusiaan dan juga hak asasi manusia dalam menghadapi permasalahan tersebut, membangun sebuah hubungan kerjasama -lintas negara antara Taiwan dan Spanyol dalam hal memberantas tindakan kejahatan lintas negara. Adapun kasus yang disebutkan adalah terjadi pada 3 tahun yang lalu, dengan melibatkan sebanyak 237 orang pelaku, sementara menurut latar belakang kewarganegaraan pelaku, terdapat sebanyak 218 pelaku yang berkewarganegaraan Taiwan dan juga Daratan Tiongkok. Pada bulan Juli 2016 silam, Kementrian Keamanan Daratan Tiongkok dan instansi kepolisian Spanyol membentuk satuan regu pemberantas kriminal, melakukan penyelidikan terhadap sebuah kasus penipuan yang terjadi di negara Spanyol dan melibatkan perusahaan jasa telekomunikasi Daratan Tiongkok. Pada tahun yang sama, juga berhasil meringkus sebanyak 237 orang yang dicurigai sebagai anggota gembong penipu. Untuk tahap awal, diprediksi kasus serupa telah berjumlah sebanyak lebih dari 800 an kasus, dengan jumlah total uang hasil penipuan yang beredar mencapai angka lebih dari RMB 120 juta atau sekitar NT$ 540 juta.

        Merujuk kepada pemberitaan dari media Xinhua, kasus tersebut sejak tanggal 17 Januari 2017, pihak aparat keamanan Daratan Tiongkok sejak melayangkan laporan kasus tindakan penipuan tersebut kepada Kementrian Luar Negeri Spanyol, pihak pemerintah Spanyol telah memberikan persetujuan untuk mendeportasi sebanyak 225 pelaku kejahatan, di antaranya termasuk 131 pelaku yang telah dipulangkan ke Daratan Tiongkok (7 di antaranya adalah kewarganegaraan Daratan Tiongkok dan 124 lainnya berasal dari Taiwan), dan hingga tanggal 6 Juni tahun ini dari Madrid sendiri terdapat 94 pelaku kejahatan yang berasal dari Taiwan yang dideportasi dan sisa 10 an pelaku yang tengah menunggu waktu pelaksanaan deportasi tersebut.

        Pihak MOFA pada hari Sabtu tanggal 7 Juni menyampaikan bahwa berkenaan dengan warga Taiwan yang terjerat kasus penipuan via internet dan telekomunikasi internasional di Spanyol, pemerintah Spanyol sendiri pada tanggal 6 Juni lalu telah bertahap mendeportasi sebanyak 94 pelaku kejahatan berkewarganegaraan Taiwan ke Daratan Tiongkok, untuk hal ini pihak MOFA menyampaikan kritikan keras dan sangat menyayangkan langkah sikap yang diambil oleh pemerintah Spanyol. Pihak MOFA menjelaskan bahwa yang terkait kasus kejahatan penipuan ini, khususnya warga Taiwan, dikarenakan pihak aparat keamanan Daratan Tiongkok telah mengajukan dan mengumumkan laporan siaga merah, sehingga para pelaku ditangkap pada bulan Desember tahun 2016 lalu oleh aparat kepolisian setempat. Berkenaan dengan kasus ini, pihak MOFA juga selain menyampikan kritikan, juga memgimbau pihak pemerintah Spanyol untuk menghentikan tindakan deportasi warga Taiwan ke Daratan Tiongkok, dan hal ini juga disampaikan dalam pers rilis yang dikeluarkan pada bulan Mei 2018 lalu.

Komentar

Terbarumore