History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Subsidi 110 Juta bagi 1.808 Pelajar Magang di Kebijakan Baru ke Arah Selatan

  • 05 June, 2019
  • 譚雲福
Subsidi 110 Juta bagi 1.808 Pelajar Magang di Kebijakan Baru ke Arah Selatan
Subsidi 110 Juta bagi 1.808 Pelajar Magang di Kebijakan Baru ke Arah Selatan

(Taiwan, ROC) – Kementerian Pendidikan mencanangkan program “Membangun Impian di Negara Kebijakan Baru ke Arah Selatan”, yang setiap tahunnya terbagi atas 2 gelombang subsidi yang diberikan pada pelajar di perguruan tinggi untuk magang ke negara-negara yang menjadi target kebijakan baru ke arah selatan. Untuk memberi peluang bagi pelajar perguruan tinggi magang di luar negeri, tahun lalu Wakil Menteri Pendidikan, Yao Leeh-ter memutuskan untuk tahun ini kuota peserta “Impian belajar di luar negeri” dan “impian belajar di negara kebijakan baru ke arah selatan” ditambah, sehingga pada gelombang pertama tahun ini jumlah pelajar dan dana subsidi yang dikeluarkan sudah mencapai kuota selama satu tahun 2018. 
Kepala Divisi Internasional dan Antar Selat Taiwan, Kementerian Pendidikan, Wang Hong-ming pada hari Rabu tanggal 5 Juni mengemukakan, subsidi “impian belajar di luar negeri” pada program magang di negara yang menjadi kebijakan baru ke arah selatan pada dua gelombang tahun kemarin yang diberikan pada 108 perguruan tinggi dengan jumlah 1.171 pelajar sebesar NT$ 130 juta, tahun ini baru pemilihan gelombang pertama sudah meloloskan 107 sekolahan dengan jumlah 1.394 pelajar besaran subsisi NT$ 160 juta lebih; pada bagian “impian belajar di negara kebijakan baru ke arah selatan” tahun ini untuk perdana subsidinya menembus 110 juta. 
Wang Hong-ming mengatakan, “Tahun kemarin kami juga ada 2 gelombang, tahun kemarin memberikan subsidi pada 2.013 pelajar dari 388 program pada 95 sekolahan ; tahun ini untuk gelombang pertama saja sudah ada 1.808 pelajar untuk 366 program dari 92 sekolah, dilihat secara keseluruhan, dari jumlah orang dan sekolah mengalami penambahan.”
Tahun ini program magang masing-masing sekolahan meliputi 13 negara yaitu Vietnam, Thailand, Indonesia, Malaysia, Singapura, Kamboja, Filipina, Myanmar, India, Brunei, Sri Langka, Selandia Baru dan Australia, dengan cakupan bidang humaniora dan sosial budaya, manajemen perhotelan dan restoran, arsitek, medis dan lainnya, semua pelajar yang mendapatkan subsidi ini harus menyelesaikan prosedur pendaftaran dan magang di negara bersangkutan sebelum 31 Oktober 2020.

Komentar

Terbarumore