History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Ing-wen: Janji Keadilan Bagi Masa Depan Telah Terpenuhi

  • 05 June, 2019
  • 譚雲福
Presiden Tsai Ing-wen: Janji Keadilan Bagi Masa Depan Telah Terpenuhi
Presiden Tsai Ing-wen: Janji Keadilan Bagi Masa Depan Telah Terpenuhi

        (Taiwan, ROC) – Kepala Academia Sinica Lee Yuan-tseh dan beberapa rekan tetua yang memiliki ideologi untuk Taiwan Merdeka pada awal tahun ini sempat memberikan surat pernyataan sikap untuk publik. Dan kini, di saat masa proses pemilu tahap awal interen partai DPP yang akan segera berakhir, mereka kembali menggerakkan petisi guna meminta Presiden Tsai Ing-wen yang berharap dapat kembali mencalonkan diri dalam pemilihan umum presiden mendatang, bisa mengundurkan diri secara elegan, dan memberikan kesempatan bagi Mantan Perdana Menteri William Lai untuk maju sebagai kandidat dari partai DPP dalam pemilihan umum presiden mendatang. Tindakan ini merupakan aksi yang ke dua kalinya dengan tujuan memberikan tekanan atau desakan kepada yang disebutkan.

        Presiden Tsai Ing-wen pada hari Rabu tanggal 5 Juni, dalam akun facebooknya menyampaikan bahwa generasi muda selamanya adalah partai oposisi, namun generasi muda bukanlah oposisi yang tidak rasional. Dalam era teknologi digital dewasa ini, generasi milenial semakin mampu untuk melakukan pengamatan melalui sarana jaringan internet, serta memantau performa kerja pemerintah.

        Presiden Tsai Ing-wen menyebutkan bahwa sejak dirinya duduk di kursi kepemerintahan selama 3 tahun terakhir ini, secara garis besar telah ada 4 program yang berhasil dilaksanakan, antara lain melakukan pemeriksaan dan penghitungan harta tak layak milik partai politik, jika adalah milik masyarakat umum, maka harta tersebut harus dikembalikan kepada publik. Mencabut hukuman yang dijatuhkan saat masa kepemerintahan otoriter, mengembalikan keadilan terhadap lebih dari 5.000 korban politik generasi sebelumnya. Selain itu, pemerintah juga telah mengusung program reformasi dana pensiun, dengan membangun sebuah sistem dana pensiun yang mampu bertahan untuk jangka waktu yang lebih panjang. Menghormati hasil referendum dan mengimplementasikan keadilan bagi pernikahan pasangan sesama jenis, sehingga membuat Taiwan menjadi lebih terbuka dan menerima keragaman yang ada. Presiden Tsai Ing-wen mengatakan bahwa dalam ke empat hal tersebut, tidak semata hanya mewujudkan janji politik dirinya selaku presiden saja, namun juga memberikan cek menuju keadilan bagi generasi selanjutnya. Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan bahwa bisa jadi saat 50 tahun ke depan, kita semua sudah tidak ada lagi di bumi ini, namun kita tetap mampu untuk bertanggung jawab, memberikan solusi jalan pemecahan untuk setiap permasalahan yang ada, dan tidak meninggalkan masalah bagi generasi mendatang. Ia yakin dan percaya bahwa hal ini tentu akan mendapatkan apresiasi dari generasi muda.

        Selain itu, William Lai saat melakukan kampanye keliling di kota New Taipei, ia berkunjung ke salah satu kuil di kawasan Sanchung. Saat diwawancara oleh media, William Lai menyampaikan bahwa pemilu tahap awal hanya tinggal hitungan hari saja, tidak lupa ucapan terima kasih kepada para pendukung yang ada. Ia berharap dukungan yang ada dari masyarakat dapat terus dikobarkan, sehingga turut mampu mendorong dirinya untuk melaju ke panggung yang lebih besar lagi.

        William Lai mengatakan, “Dalam 2 bulan terakhir ini, saya terus menunjukkan sikap sportif dalam pertarungan ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan, berharap melalui ajakan dari masyarakat sendiri, memberikan dukungan kepada saya, maka saya memiliki keberanian yang loebih untuk terus maju menuju arena yang lebih besar. Dalam prosesnya tentu akan tetap mempertahankan sikap yang sportif, tidak perlu saling menyerang di antara yang mendukung atau yang tidak mendukung. Dengan demikian barulah dapat mencapai sebuah akhir yang diharapkan yakni kebersatuan partai, guna memenangkan pemilihan umum yang akan datang.”

        Berkenaan dengan kondisi jajak pendapat, disebutkan bahwa jumlah prosentase dukungan yang diraih oleh William Lai lebih rendah dibandingkan Presiden Tsai Ing-wen, khususnya untuk pemilih garis tengah atau generasi muda yang memberikan dukungan kepada Walikota Taipei Ko Wen-je. Untuk hal ini, William Lai menjelaskan bahwa hasil jajak pendapat, ada yang benar ada juga yang salah, dan biasanya pada saat waktunya tiba, maka akan timbul juga berbagai macam informasi di kalangan masyarakat. Namun William Lai merasakan aura dukungan yang sangat kuat dari masyarakat untuk dirinya, khususnya dari pemilih garis tengah. Meski demikian, dirinya berharap masyarakat bisa memberikan dukungan dan kepercayaan kepadanya.

Komentar

Terbarumore