(Taiwan, ROC) Yuan Legislatif pekan lalu istirahat dan tidak menggelar rapat pembahasan, perwakilan partai Demokrat Progresif(DPP) dan Yuan Eksekutif usai melakukan pembahasan bersama, menjadwalkan pada tanggal 17 mendatang akan menggelar rapat pembahasan interim guna mendiskusikan ketentuan referendum, persetujuan wewenang untuk personal hakim dan lain-lain.
Juru Bicara Yuan Eksekutif Kolas Yotaka pada hari Senin ini (3/6) menerima wawancara dan menyampaikan, diyakini membangun ekonomi tidak akan membedakan partai dan baik pan biru-pan hijau akan memiliki kesepakatan, Yuan Eksekutif mengharapkan agar 5 undang-undang ekonomi bisa menghasilkan aturan inovatif, tentang pengusaha Taiwan dengan investasi pulang kampung yang diatur dalam ketentuan “Penggunaan dan Pengembalian Dana Repatriasi Dana Asing"; tambahan undang-undang perpajakan untuk pendapatan tidak kena pajak biaya perawatan jangka panjang; ketentuan pembinaan manajemen pabrik dan pajak impor beacukai diharapkan dalam dibahas dan diloloskan sidang pembacaan ke-3 dalam rapat pembahasan interim.
Kolas mengatakan, “ Topik ini pihak kami yakini tidak akan membedakan partai pan biru maupun pan hijau, tidak membedakan anggota legislator partai , semua mendukung kepentingan membangun ekonomi, harapan kami agar keuangan maupun mendukung agar investasi asing dapat menanamkan modal di Taiwan, mendukung agar undang-undang pengusaha Taiwan kembali kampung halaman dapat diloloskan dalam rapat pembahasan interim ini.”
Selain undang-undang mengenai perekonomian, Kolas Yotaka juga menyampaikan, aturan referendum, hukum pengadilan dan undang-undang pengaturan pangan yang berkaitan dengan penanggulangan informasi hoax, penanganan darurat untuk resiko nuklir dan transaksi perdagangan produk pangan juga diharapkan dapat dibahas dalam rapat pembahasan interim. Namun Kolas menekankan, semua ini akan diserahkan dan menghormati pengaturan dan wewenang dari Yuan Legislatif.