(Taiwan, ROC) - Latihan militer Han Kuang No. 35 hari Selasa, 28 Mei pagi, dilanjutkan dengan program siaga landasan pacu darurat di Jalan Tol No.1 seksi Chuanghua, mensimulasi pendaratan darurat dan lepas landas pesawat tempur.
Empat pesawat tempur Angkatan Udara Republik Tiongkok mengadakan pendaratan darurat dan lepas landas di landasan darurat tersebut, termasuk satu pesawat tempur F-16 V, satu pesawat IDF buatan Taiwan sendiri, satu pesawat Mirage 2000-5 dan satu pesawat peringatan dini E-2K.
Ini adalah pertama kali dalam lima tahun terakhir latihan siaga landasan pacu diselenggarakan dalam latihan militer di Taiwan, berarti landasan pacu darurat di Jalan Tol No. 1 seksi Changhua sudah lima tahun tidak dipergunakan.
Ini juga pertama kali pesawat F-16 V muncul di angkasa Taiwan, maka di daerah sekitar lokasi latihan, berkumpul banyak warga yang datang untuk menyaksikan.
Presiden Tsai Ing-wen yang secara pribadi hadir dan menginspeksi latihan militer berharap program militer ini bisa meningkatkan kesiagaan Taiwan dalam menghadapi kemungkinan ancaman militer dari Daratan Tiongkok.
Tsai mengatakan, “Beberapa tahun terakhir ini, menghadapi perubahan kondisi internasional yang pesat, keamanan negara juga menghadapi tantangan yang lebih merumitkan. Baik ancaman itu berasal dari latihan perlayaran panjang kapal perang maupun penerbangan pesawat tempur Tiongkok mengelilingi angkasa Taiwan, semuanya telah dengan skala tertentu mengancam keamanan dan kestabilan regional. Latihan militer hari ini justru bertujuan membuat warga mengerti bahwa angkatan bersenjata memiliki kemampuan untuk mencapai target tersebut.”
Kepala negara juga menegaskan, kita harus tingkatkan kewaspadaan, mempromosikan pertahanan nasional untuk melindungi kedaulatan negara dan nilai sosial berdasarkan kebebasan dan demokrasi.