(Taiwan, ROC) - Dukungan internasional bagi Taiwan untuk mengikuti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan menghadiri Majelis Kesehatan Dunia (WHA) telah mencatat rekor tertinggi, demikian diungkapkan Menteri Luar Negeri Joseph Wu (吳釗燮) sebelum menghadiri sidang interpelasi di Yuan Legislatif Kamis, 23 Mei.
Wu mengemukakan, sejumlah 70 putaran perundingan bilateral dengan negara pendukung telah diselenggarakan di sela sidang tahunan WHA, dan dukungan dalam berbagai format telah disampaikan oleh negara sahabat atau sependirian.
Joseph Wu mengatakan, “Selain proposal resmi yang diajukan oleh 14 negara sahabat, juga ada 16 negara sahabat menyampaikan dukungan dengan cara berlainan, termasuk mengadakan perundingan bilateral, atau menggelar forum bersama kita. Tenaga dan dukungan internasional bagi Taiwan untuk bergabung dengan WHO juga tertinggi dalam sejarah.”
Menlu juga berterima kasih pada negara-negara yang telah memberi dukungan secara individu, termasuk Nikaragua yang sebelumnya sempat disangsikan karena tidak mengikuti pengajuan proposal dan tidak menyuarakan dukungan bagi Taiwan dalam pidato di sidang WHA.
Ternyata, jelas Wu, Wakil Presiden Nikaragua Rosario Murillo memublikasi suatu keterangan resmi, berterima kasih pada bantuan pengobatan dan medis dari Taiwan, sebagai format yang diadopsi untuk mendukung Taiwan.
Sementara itu, Kementrian Luar Negeri (MOFA) hari Kamis merilis suatu pernyataan, menghaturkan apresiasi atas dukungan konkrit dari Amerika Serikat melalui diloloskannya undang-undang mendukung Taiwan berpartisipasi dengan WHO.
Menurut MOFA, ini adalah tahun ketiga Taiwan ditolak menghadiri sidang tahunan WHA, yang sedang berlangsung di Jenewa, Swiss, namun penolakan ini tidak akan memengaruhi tekad Taiwan berkontribusi bagi perkembangan medis, pengobatan, kedokteran dan kesehatan global.