History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Dunia Internasional Dukung Taiwan Turut dalam WHA

  • 21 May, 2019
  • 曾秀情
Dunia Internasional Dukung Taiwan Turut dalam WHA
Menteri Kesehatan Amerika Serikat, Alex Azar

(Taiwan-ROC) -- Walaupun tahun ini Taiwan tidak mendapatkan undangan hadir dalam Sidang Majelis Kesehatan Dunia (WHA) tetapi masyarakat internasional yang memberikan dukungan bagi Taiwan untuk turut dalam WHA semakin lama semakin besar, Kementerian Luar Negeri hari Selasa (21/5) menyampaikan, wajah baru yang memberikan dukungan seperti 51 anggota kongres Peru, 14 dari Ekuador, 87 dari Chili, 28 dari Meksiko, 10 dari Argentina dan seorang senator dari Kolombia ; ada hampir 90 wajah baru dari 3 negara di Eropa serta 100 anggota dari Republik Ceko dan Slovakia.

terakhir untuk Republik Ceko dan Slovakia adalah perkembangan terbaru saat ini, Kemenlu mengemukakan, ada 25 anggota senat Ceko, sedangkan Slovakia 20 anggota kongres ditambah lagi dengan 55 legislator Ceko yang menyatakan sikapnya mendukung Taiwan, memperlihatkan kesamaan nilai hak asasi manusia universal antara Taiwan dan Eropa.

Juru bicara Kemenlu, Andrew Lee mengatakan 《外:190521-09李憲章(男)14"》, “Suara dukungan dari kongres berbagai negara yang belum pernah terlihat sebelumnya, Anda semua bisa melihat, selama setahun ini kerja sama dan kerja keras kita telah berkembang di mana-mana.”

Pembukaan sidang WHA yang berlangsung tanggal 20 Mei (waktu setempat), selama 3 tahun berturut-turut ini Taiwan tidak diundang, 14 negara sahabat yang memiliki hubungan diplomati mengajukan usulan “undang Taiwan sebagai anggota pengamat WHA” melalui 2 kali "Debat dua lawan dua", keputusan akhir konferensi tidak termasuk dalam agenda.

Dalam sidang tertutup anggota komite WHA, sahabat diplomatik mengungkit masalah “Taiwan” meminta WHO mengajukan “undangan Taiwan turut sebagai anggota pengamat WHA” dimasukkan dalam agenda. Eswatini dan Honduras juga menyuarakan bagi Taiwan, tetapi tidak dibenarkan oleh Daratan Tiongkok dan Kuba, sehingga keputusan yang diambil tidak dimasukkan dalam agenda. Dalam rapat sore hari, negara sahabat diplomatik kembali mengajukan permohonan untuk menyelenggarakan debat 2 lawan 2. pertama-tama Ketua Komite Kesehatan Nasional Daratan Tiongkok, Ma Xiao-wei mengungkapkan pentinya prinsip “1 Tiongkok”, menegaskan Taiwan harus menyelesaikan negosiasi Antar Selat Taiwan sebelum turut berpartisipasi dalam WHA, sejak Partai DPP berkuasa selalu bersikeras menyerukan Taiwan merdeka, tidak menerima kalau antar selat merupakan milik satu Tiongkok, landasan untuk berpartisipasi dalam WHA sudah tidak ada lagi. Kepulauan Marshall dan Saint Vincent yang menyuarakan Taiwan ditentang oleh Daratan Tiongkok dan Kuba, masing-masing pihak diberikan waktu 3 menit untuk menyampaikan, pihak penyelenggara pada akhirnya menyarankan anggota komite untuk tidak memasukkannya dalam agenda.

Meskipun tidak dimasukkan dalam agenda sidang, tetapi masing-masing negera yang memberikan sepatah dua patah tetap terus mencari kesempatan menyuarakan Taiwan seperti Amerika Serikat, Jerman dan Inggris serta negara-negara yang memiliki kesepahaman yang hampir sama dengan Taiwan juga memberikan dukungan suara bagi Taiwan.

Menteri Kesehatan Amerika Serikat, Alex Azar saat menyampai sambutan di atas panggung mengemukakan, Amerika Serikat sangat menyesalkan Taiwan Tidak dapat lagi seperti tahun 2009 – 2016 yang turut berpartisipasi dalam WHA sebagai anggota pengamat. Taiwan dengan 23 juga penduduknya seharusnya mendapatkan kesempatan memberikan suaranya, sama seperti negara-negara lainnya. Alex Azar ketika diwawancarai media kembali mengemukakan, “Kami mendukung Taiwan untuk kembali mendapatkan status yang sebelumnya pernah didapati di WHO”.

Selain itu, Jerman dan Inggris juga memberikan dukungan bagi Taiwan saat menyampaikan pidatonya, Menteri Kesehatan Jerman, Jens Spahn mengatakan, semua masyarakat dunia ini memiliki bagian yang sama dalam kesehatan di dunia ini, tidak boleh ada yang kurang, tantangan kesehatan global tidak membedakan negara, untuk itu WHO seharusnya juga merangkul Taiwan sebagai mitranya. Wakil Menteri Kesehatan Inggris, Baroness Blackwood menyampaikan, globalisasi membuat risiko kesehatan merebak dengan cepat, sehingga semakin pentingnya keikutsertaan dari tiap-tiap negara, bersama-sama menyelesaikan dan menjaga kesehatan dunia, berbagi pengalaman berharga dan juga keahlian.

Komentar

Terbarumore