(Taiwan, ROC) – Perusahaan Microsoft Taiwan pada hari Selasa tanggal 21 Mei menggelar pertemuan tahunan DevDays Asia 2019 Asia Teknologi Asia Pasifik selama 3 hari berturut di Academia Sinica. Dalam pertemuan tersebut juga berbagi teknologi terbaru yang baru diluncurkan 2 pekan dalam pertemuan tahunan Build Microsoft America 2019, dengan berbasis kepada teknologi intelegensi artifisial, analisa data, pemekaran program Office 365, sistem pertahanan, daya produksi perusahaan dan perlindungan informatika.
General Manager Microsoft Taiwan, Ken Sun dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa dalam pertemuan tahunan Build Microsoft America 2019, telah diajukan program terbaru yakni “Azure IoT PnP”, yang mana merupakan bagian dari Microsoft, dengan sistem penggunaan yang sangat mobilitas berbasis kepada komputasi awan. Peluncuran perdana ini mengikutsertakan 17 perusahaan, dan hampir setengahnya adalah perusahaan Taiwan antara lain Compal, AAEON, Wistron, Viatech, Sharp, Asia Bioscience dan Delta. Ke semua ini menunjukkan keunggulan Taiwan dalam bidang elektronik yang memiliki daya saing tinggi di dunia.
Ken Sun mengatakan, “Dalam program kali ini, ada 17 perusahaan yang masuk ke dalam program tersebut. Di sini ingin kami sampaikan kepada menteri, bahwa hampir sebagian perusahaan tersebut adalah perusahaan Taiwan, ini menunjukkan bahwa perusahaan Taiwan benar-benar telah melalui proses transformasi, mulai dari produsen hardware berkembang menjadi jembatan dunia internasional dengan teknologi komputasi awan.”
Menteri Perekonomian Shen Jong-chin dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa Taiwan yang tengah mendorong sistem teknologi intelegensi artifisial, tidak boleh terhenti di sini saja, dimana tahun ini merupakan tahun kunci pengembangan sumber daya manusia yang berbasiskan AI dan digitalisasi. Yang terindah dari Taiwan adalah masyarakatnya, sehingga yang terbaik yang dimiliki oleh Taiwan adalah sumber daya manusianya. Ia harapkan Microsoft Taiwan dapat membangun data SDM berbasiskan AI. Shen menambahkan bahwa presiden berharap para pelaku usaha Taiwan dapat kembali melakukan investasi di Taiwan, dengan sasaran sebesar NT$ 500 trilyun. Shen juga berharap perusahaan Microsoft Taiwan dengan “AI 100 Solution Day”, yang awalnya hanya memiliki target 100 industri AI saja, namun kini bisa ditingkatkan menjadi AI 200.