(Taiwan, ROC) – Sidang Majelis WHA akan digelar sebentar lagi, Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Chen Shih-chung pada hari Jumat tanggal 17 Mei malam hari akan memimpin rombongan dengan tajuk “Aksi Kesehatan Dunia”, dan bertolak menuju Jenewa. Sebelum keberangkatan, juga secara khusus menggelar jumpa pers kolaborasi dengan Menteri Luar Negeri Joseph Wu. Dalam jumpa pers tersebut, dalam pidatonya Chen Shih-chung menyampaikan bahwa selama kurun waktu 3 tahun berturut, Taiwan tidak mendapatkan undangan untuk menghadiri rapat sidang majelis, yang mana hanya karena satu alasan yakni tekanan yang diberikan oleh pihak Daratan Tiongkok. Namun kita tentu tidak akan tinggal diam, dan akan terus berupaya semaksimalnya, dimana dalam prosesnya kita akan menunjukkan prestasi yang terbaik yang kita miliki, guna meningkatkan visibilitas Taiwan di mata dunia internasional. Dalam rombongan yang dipimpinnya kali ini menuju Jenewa, ia beserta rombongan akan berupaya semaksimalnya untuk memberitahukan kepada dunia bahwa Taiwan membutuhkan WHA dan WHA juga membutuhkan Taiwan.
Dalam kata sambutan, Menteri Luar Negeri Joseph Wu menyampaikan bahwa pemerintah Daratan Tiongkok selalu mengulang penyebutan prinsip satu Tiongkok, dan telah bertentangan dengan keputusan PBB nomor 2758, terkait pemberian pengarahan yang tidak benar kepada dunia internasional, dimana menyebut dirinya bahwa Daratan Tiongkok telah mewakili Taiwan. Namun kenyataannya, keputusan PBB nomor 2758 hanya penolakan Chiang Kai-shek sebagai perwakilan saja, dan tidak menyelesaikan permasalahan Taiwan. Oleh sebab itu, Joseph Wu menekankan bahwa Taiwan adalah TaIWAN, Taiwan adalah sebuah negara demokrasi yang patut dibanggakan. Kedaulatan Taiwan adalah milik seluruh masyarakat Taiwan, hanya pemerintah yang dipilih oleh masyarakat Taiwan yang berhak mewakili Taiwan dalam mengikuti kegiatan WHO tersebut.
Joseph Wu menjelaskan bahwa pemerintah Daratan Tiongkok selalu memberitakan kepada dunia bahwa kondisi kesehatan masyarakat Taiwan telah terjaga dengan baik. Namun pada kenyataannya, pemerintah Daratan Tiongkok sama sekali tidak menjalankan kuasa administratif apapun di Taiwan, bahkan mulai dari tahun 2009 hingga 2018, pihak medis dan kedokteran Taiwan telah mengajukan permintaan diskusi teknis sebanyak 165 kali kepada WHO, namun selalu dicekal oleh pihak Daratan Tiongkok. Taiwan hanya mendapatkan 49 kali kesempatan, sementara 70% lainnya ditolak.