(Taiwan, ROC) Chairman The Chinese People's Political Consultative Conference (People's PCC) Wang Yang bertemu dengan hampir ratusan media dan perwakilan instansi mempropagandakan satu negara dua sistem, Presiden Tsai Ing-wen meminta agar Dewan Keamanan (NSB) untuk memonitor.
Pertemuan media lintas selat digelar di Beijing yang dihadiri oleh hampir ratusan media dan instansi sejumlah lebih dari 200 lembaga yang ikut serta, Chairman People's PCC Wang Yang mengangkat tidak mengandalkan kekuatan asing namun mengimbau agar media antar selat berpegang pada keadilan nasional dan terus berkontribusi untuk reunifikasi damai lintas selat
Komite Pertahanan Nasional dan Diplomasi Yuan Legislatif pada hari Senin (13/5) meninjau kinerja undang-undang intelijen, rancangan revisi ketentuan layanan khusus, mengundang Dirjen NSB Peng Sheng-chu dan Wakil Dirjen NSB Ko Chen-heng untuk menghadiri pertemuan ini.
Ko Chen-heng (柯承亨) ditanya, apakah penuturan dari Wang Yang menjadi suatu tekanan bagi media Taiwan? Ko Chen-heng mengutarakan, pertemuan media lintas selat semenjak tahun 2015 mulai digelar, akan tetapi kali ini Wang Yang kerap kali menekankan perang persatuan, terutama mengangkat satu negara dua sistem, Taiwan menjadi pion catur bagi Amerika Serikat, bahkan menyebut Amerika tidak akan berpihak kepada Taiwan, juga berperangpun tidak akan menang, semua hal yang disampaikan cukup ekstrim, bersifat memprovokasi, dan memberikan pengaruh buruk bagi hubungan lintas selat serta hubungan Daratan Tiongkok- Amerika Serikat.
Ko Chen-heng mengatakan, “Presiden dan pemerintah kembali menegaskan, pertukaran rutin yang dilakukan, pemerintah selalu menyambut baik, akan tetapi jika berbau unsur perang persatuan, seperti kali ini yang dituturkan oleh Wang Yang atau Liu Jie-yi, sebenarnya mengandung banyak efek pengarahan. Saya merasa Taiwan merupakan komunitas demokrasi dan bebas terbuka, tidak membutuhkan negara komunis, terutama pihak mereka yang tidak memiliki kebebasan pers, tidak perlu memberitahu apa sajakah yang harus dilakukan oleh media kita.”
Selain itu, media juga mengangkat, dalam daftar nama pertemuan media kali ini, apakah ada “media yang sepaham” yang disebut oleh NSB; Ko menegaskan NSB tidak secara khusus merujuk nama media sepaham tersebut.