(Taiwan – ROC) -- Setelah Amerika Serikat, Inggris, Jepang dan negara-negara lainnya yang menyampaikan dukungannya atas keinginan Taiwan berpartisipasi dalam sidang Majelis Kesehatan Dunia (WHA), selanjutnya Jerman dan Australia yang pada tanggal 9 Mei juga menyampaikan dukungan bagi Taiwan. Untuk itu Kementerian Luar Negeri menyampaikan rasa terima kasih dan mengimbau WHO untuk tidak lagi mencampukan dengan politik dan secepatnya mengatur keikutsertaan Taiwan dalam kegiatan yang diselengarakan.
Sidang WHA tahun ini akan digelar pada tanggal 20 – 28 Mei di Jenewa, pada tanggal 6 Mei lalu telah menutup pendaftaran di situs resminya, tetapi di bawah tekanan Daratan Tiongkok, WHOkembali tidak mengeluarkan undangan bagi Taiwan yang mana ini merupakan tahun ke 3 Taiwan tidak dapat berpartisipasi dalam WHA.
Kementerian Luar Negeri kemarin malam (9/5) dalam press rilis menyampaikan, meneruskan setelah Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Uni Eropa yang secara terbuka mengimbau WHO untuk mengundang Taiwan berpartisipasi dalam sidang WHA tahun ini, selanjutnya Jerman, Austrialia juga berturut-turut memberikan suara secara terbuka, meminta dukungan dari dunia internasional untuk mendukung Taiwan, dan untuk itu Kemenlu menyatakan terima kasih atas dukungan yang diberikan.
Kemenlu menyampaikan, negara-negara yang memiliki prinsip yang hampir sama ini telah memberikan suara pendapatnya dengan jelas, banyak negara-negara internasional yang telah mengkritik cara yang tidak benar dari “pelecehan politik”, semakin banyak negara yang dengan tindakan nyata memberikan dukungan bagi Taiwan. Kemenlu kembali mengimbau WHO agar tidak mencampuradukkan dengan politik sehingga mengabaikan keprofesionalan bidang medis dan kesehatan, suara dari komunitas masyarakat dunia yang mendukung Taiwan, meminta secepatnya mengatur agar Taiwan dapat turut berpartisipasi dalam WHA.
WHA merupakan otoritas tertinggi dari WHO, sekali setiap tahun mengelar sidang rapat untuk menetapkan arahan kebijakan WHO. Sejak tahun 2009 selama 8 tahun berturut-turut Taiwan dengan status pengamat menerima undangan untuk berpartisipasi dalam WHA tetapi dengan tekanan dari Daratan Tiongkok pada tahun 2017 & 2018 selama 2 tahun ini Taiwan tidak menerima undangan sehingga tidak dapat berpartisipasi dalam WHA.