(Taiwan, ROC) Presiden Tsai Ing-wen pada hari Senin ini (6/5) bertemu dengan Senat Belgia Jacques Brotchi dan istri, Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, Jacques Brotchi dan Belgia kerap memberikan dukungan kepada Taiwan, termasuk dukungan untuk perjanjian kerjasama investasi bilateral (Bilateral Investment Agreement - BIA)Taiwan – Uni Eropa, selain itu masih mendukung Taiwan untuk berpartisipasi dalam organsiasi dunia dan mengakui upaya Taiwan dalam menjaga perdamaian regional.
Presiden Tsai mengemukakan, pada bulan September tahun lalu Dewan Parlemen Eropa merilis laporan tinjauan strategi perdagangan (Report on the implementation of the trade policy strategy trade for all), dalam laporan tersebut mengangkat persiapan rapat pembahasan yang akan dijalankan oleh Taiwan-Uni Eropa, Ia mengharapkan agar Jacques Brotchi dapat menyampaikan kepada pemerintah Belgia untuk mendukung dan segera membuka rapat pembahasan agar semakin memberikan keuntungan dan jaminan investasi bagi kedua belah pihak.
Presiden Tsai mengangkat, Brotchi banyak membantu dalam pertukaran kesehatan internasional, pernah menjabat sebagai Ketua Pelaksana World Federation of Neurosurgical Societies (WFNS) dan beberapa kali berkunjung ke Taiwan, masa lalu menghadapi tekanan dari pihak Daratan Tiongkok namun membantu dan mendukung dokter TuYong-kwang(杜永光) terpilih sebagai Ketua Pelaksana WFNS, agar Taiwan juga menetaskan kemampuan dokter yang berkontribusi dalam kesehatan internasional.
Presiden Tsai menegaskan, kesehatan merupakan hak dasar manusia, Daratan Tiongkok menekan Taiwan sehingga Taiwan berhalangan hadir dalam sidang WHA, mengorbankan kesehatan masyarakat dunia, pada tahun ini dalam Parlemen Eropa berkoordinasi dengan negara anggota lainnya membentuk tim dan mengajukan petisi kepada WHO, menyuarakan untuk Taiwan dan berharap agar Brotchi bisa meminta kepada pemerintah Belgia untuk mendukung partisipasi Taiwan dalam WHA.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “kesehatan merupakan hak dasar manusia, akan tetapi demi kepentingan politik Daratan Tiongkok menekan Taiwan, sehingga Taiwan tidak bisa hadir dalam WHA, selain menjadi celah kerusakan dalam pencegahan epidemi, juga mengorbankan kesehatan masyarakat dunia, pada tahun ini dalam Parlemen Eropa berkoordinasi dengan beberapa negara anggota lainnya seperti Inggris, Perancis, Jerman membentuk tim kecil mengajukan petisi kepada Dirjen WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengimbau agar mengundang Taiwan ikut serta dalam WHA, mengharapkan agar senat Brotchi meminta kepada pemerintah Belgia mendukung Taiwan sepenuhnya.”
Sidang WHA diprediksikan akan berlangsung pada tanggal 20 Mei, Menlu Joseph Wu pada hari ini saat sidang interpelasi menyampaikan, walaupun tidak begitu optimis dengan undangan WHA, pada hari H WHO bisa memberikan surat undangan bukanlah hal yang mungkin terjadi. Menlu Wu mengatakan, Menteri Kesehatan Chen Shih-chung(陳時中) berencana pada tanggal 17 akan berangkat ke Jenewa, upaya pemerintah akan terus berlanjut hingga titik penghabisan, mengupayakan mendapat dukungan dari komunitas internasional.