(Taiwan-ROC) -- Organisasi masyarakat propaganda “Taiwan Turut WHO 2019” hari ini (1/5) dalam jumpa press yang digelar di Yuan Legislatif, ketua ormas, Michael Tsai mengajukan 2 permintaan, yang pertama adalah meminta Presiden Tsai Ing-wen untuk secepatnya mengelar konferensi press internasional, yang kedua adalah menghimbau Yuan Legislatif menetapkan keputusan mendukung Taiwan dengan nama Taiwan turut berpartisipasi dalam WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) ; Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, Chen Shih-chung (陳時中) menyampaikan, berpartisipasi dalam WHO merupakan kesepakatan bersama seluruh masyarakat, pemerintah dan seluruh masyarakat akan terus berupaya agar semakin banyak orang yang mendengarkan suara Taiwan.
Mengenai masalah terkait keikutsertaan Taiwan dalam Majelis Kesehatan Dunia (World Health Assembly/WHA), mantan wakil presiden Annette Lu dalam jumpa press menyampaikan, People's Republic of China (PRC) menghabiskan 23 tahun untuk menyingkirkan Republik Tiongkok dari Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), Korea Selatan – Utara membutuhkan waktu 15 tahun untuk dapat bersama-sama masuk PBB, Taiwan juga akan terus berupaya dengan penuh semangat memperjuangkannya.
Mantan Perdana Menteri, Yu Shyi-kun (游錫堃) menyampaikan, Ormas Propaganda ini selama 17 tahun berturut-turut berangkat ke Jenewa dengan agresif menunjukkan tekad hati Taiwan, menyampaikan permintaan seluruh rakyat Taiwan, untuk itu ia juga menghimbau agar Yuan Legislataif segera menetapkan dan menghimbau Presiden Tsai Ing-wen untuk mengelar jumpa press, menyerukan suara rakyat Taiwan di dunia internasional.
Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, Chen Shih-chung (陳時中) menyampaikan, Taiwan memiliki keinginan untuk berbagi pengalaman di bidang medis pada dunia, seharusnya WHO melihat dari sudut pemberi kontribusi, harus semakin banyak orang yang mendengar suara Taiwan.
Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, Chen Shih-chung (陳時中) mengatakan, “Tentu saja keikutsertaan dalam WHO, WHA merupakan kesepakatan bersama seluruh rakyat, tetapi kadang-kadang ada kesalahpahaman, sepertinya kami telah menyerukannya selama 17 tahun, seharusnya semua orang di dunia mengetahui hal ini, tentu saja yang prihatin akan hal ini tentu saja tahu, tetapi yang tidak memperhatikan hal ini tetap tidak tahu, untuk itu bagaimana harus meneruskan, perlu dengan suara lantang menyuarakan Taiwan, bagaimana berkontribusi bagi dunia, agar seluruh masyarakat, semakin banyak orang di luar sana mengetahuinya.”
Kementerian Luar Negeri hari ini (1/5) mengeluarkan press rilis menyampaikan, untuk menyatakan dukungannya bagi Taiwan, lebih dari separuh mencapai 80 orang anggota kongres Lithuania, 6 anggota kongres Latvia, dan hampir 90 anggota kongres Estonia baru-baru ini menyampaikan surat pada Sekjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menghimbau agar mengundang Taiwan untuk hadir dalam WHA ke 72 pada akhir Mei ini.
Kemenlu mengemukakan, anggota kongres dari ke tiga negara di perairan Baltik ini memiliki pemikiran yang hampir sama untuk menjaga jaringan kesehatan global, dengan tindakan nyata memberikan dukungan bagi Taiwan untuk berpartisipasi dalam WHO, untuk itu Kemenlu menyampaikan rasa terima kasih.
Selain itu, Kementerian Luar Negeri juga menyampaikan, untuk perdana kongres Uni Eropa mengirim surat pada pertengahan April sedangkan Amerika Serikat, Inggris, Uni Eropa, Kananda juga telah menyatakan dukungan bagi Taiwan untuk turut berpartisipasi dalam WHA.