(Taiwan, ROC) – Merujuk kepada salah satu hasil data riset yang dilakukan oleh Badan Riset Perlindungan Sosial dan Kependudukan Jepang, maka diprediksi pada tahun 2040, rata-rata usia di dalam setiap keluarga yang ada di Jepang akan mencapai 65 tahun, yang mana pada tahun 2015 hanya sebesar 36% dan kini meningkat hingga 44,2%. Sementara bagi lansia yang tinggal sendiri, pada tahun 2015 tercatat sebanyak 18,5%, sementara pada tahun 2040 akan meningkat hingga 22,9%.
Jepang memang mengalami masalah krisis generasi muda, dan susunan penduduk yang semakin menua. Perdana Menteri Shinzo Abe menyampaikan jika saat ini Jepang tengah menghadapi krisis nasional terkait semakin sedikitnya jumlah generasi muda dan jumlah populasi berusia tua juga terus meningkat.
NHK sendiri melaporkan bahwa data jajak pendapat dan riset tersebut, merujuk kepada berbagai penelitian yang dilakukan selama 5 tahun terakhir, diketahui bahwa pada tahun 2015, jumlah keluarga masih tercatat sebanyak 53.330.000 keluarga, sementara untuk tahun 2040 akan berkurang hingga menjadi 50.750.000 keluarga.
Untuk tahun 2015, jumlah penduduk yang berusia di atas 65 tahun mencapai 36%, sementara pada tahun 2040 akan menjadi 44,2%.