History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Ing-wen: Akan Terus Menjalankan Tugas Melindungi Negara Selama Menjabat Sebagai Presiden

  • 17 April, 2019
  • 譚雲福
Presiden Tsai Ing-wen: Akan Terus Menjalankan Tugas Melindungi Negara Selama Menjabat Sebagai Presiden
Presiden Tsai Ing-wen: Akan Terus Menjalankan Tugas Melindungi Negara Selama Menjabat Sebagai Presiden

        (Taiwan, ROC) – Presiden Tsai Ing-wen pada hari Rabu tanggal 17 April saat melakukan kunjungan ke Tainan, dan ditanya oleh wartawan menyampaikan bahwa dalam beberapa waktu terakhir ini, aksi militer dari pihak pasukan Daratan Tiongkok tidak pernah berhenti, sehingga Angkatan Udara juga telah menjalankan berbagai tugas terkait dengan baik. Saat Presiden Tsai Ing-wen tiba di Penghu untuk mengunjungi markas militer setempat, ia juga menyebutkan jika selama dirinya masih menjabat sebagai presiden, maka akan berupaya semaksimalnya untuk turut memberikan dukungan penuh kepada satuan militer nasional dalam hal pertahanan keamanan negara.

        Kunjungan Tsai ke Tainan kali ini adalah untuk mengikuti upacara peresmian dimulainya pembangunan Pusat Kegiatan Nelayan Serba Guna.

        Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan bahwa belakangan ini angkatan militer Daratan Tiongkok terus gencar melakukan berbagai aksi militernya, yang mana hal ini telah meningkatkan kecemasan kawasan, mengganggu kestabilan yang ada dan merusak kondisi status quo yang ada terkait hubungan antar selat. Dalam situasi seperti demikian, maka angkatan udara nasional terus melakukan pengamatan dan persiapan penghalauan yang diperlukan. Oleh sebab itu, Presiden Tsai Ing-wen juga secara khusus mengunjungi pulau Penghu, guna memberikan semangat dan rasa terima kasih kepada satuan militer yang ada.

        Ia menyebutkan selama dirinya masih menjabat sebagai presiden maka ia akan dengan sepenuh hati memberikan dukungan kepada satuan militer nasional yang bertugas menjaga keamanan negara, sehingga bisa memberikan ketenangan bagi masyarakat yang ada.

        Pihak media juga mempertanyakan pendapat Presiden Tsai Ing-wen, terkait adanya rumor yang menyebutkan jika pemilik perusahaan Foxconn Technology Group, Terry Gou tengah mempertimbangkan untuk maju ikut serta dalam pemilihan presiden mendatang. Presiden Tsai Ing-wen menjawab bahwa dirinya tentu menghormati pilihan yang diambil oleh Terry Gou ke depannya. Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan dirinya yang mengemban tugas sebagai presiden, memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat banyak, khususnya dalam menghadapi berbagai aksi dan tindakan yang dilakukan dalam hal hubungan antar selat, selain itu juga harus memastikan kondisi negara dalam keadaan aman. Di bawah tekanan perang dagang yang terjadi antara Daratan Tiongkok dan Amerika, maka tugas menstabilkan pertumbuhan perekonomian Taiwan menjadi hal yang sangat penting, selain itu masih harus berupaya untuk menarik minat para investor asing maupun pelaku usaha Taiwan yang ada di luar negeri, agar dapat melakukan investasi di Taiwan.

        Sehubungan dengan pandangan terkait isu reunifikasi dengan tindakan militer atau penggunaan prinsip satu negara dua sistem, Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan bahwa penggunaan promosi reunifikasi dengan tindakan militer, ataupun penggunaan prinsip satu negara dua sistem, yang dilakukan oleh pihak asing saat masuk ke Taiwan, sebenarnya sudah tidak sesuai dengan alasan awal saat hendak masuk ke Taiwan. Di saat yang bersamaan, promosi reunifikasi dengan tindakan militer, malah akan memicu konflik dan perang, menakut-nakuti masyarakat, sehingga mereka yang berupaya melakukan promosi tersebut, juga tidak bisa diterima di negara-negara lainnya.

        Presiden Tsai Ing-wen menyebutkan jika semua orang yang hendak masuk ke Taiwan, beritikad tidak baik dan akan mempengaruhi susunan kehidupan sosial masyarakat, memberikan kecemasan akan keamanan nasional, maka dirinya berharap badan keimigrasian terkait, dapat melakukan penyeleksian secara mendetail, kemudian bisa menjerat mereka dengan undang-undang peraturan yang ada.

Komentar

Terbarumore