(Taiwan, ROC) – Presiden Tsai Ing-wen pada hari Sabtu tanggal 13 April saat membahas masalah pemilihan internal tahap pertama dalam tubuh partai DPP, menyampaikan bahwa dirinya berharap dapat berupaya semaksimalnya untuk dapat menyatukan seluruh elemen partai, namun tampaknya masih ada bagian yang tidak dapat terlaksana secara keseluruhan, dan meminta semua pihak dapat memakluminya. Seiring dengan hal yang menyangkut banyak orang, dimana semua berada dalam satu perahu yang sama, maka kebersatuan adalah hal yang paling penting dan juga merupakan satu-satunya cara untuk dapat memastikan kekuatan dalam upaya melindungi Taiwan.
Presiden Tsai Ing-wen berupaya untuk bisa mendapatkan kesempatan maju kembali menjadi presiden untuk periode yang kedua, namun kali ini mendapatkan sebuah tantangan yang cukup kuat, yakni adanya Mantan Perdana Menteri William Lai yang juga ingin mengajukan diri sebagai kandidat presiden dari partai DPP. William Lai pada hari Jumat tanggal 12 April menyampaikan bahwa Presiden Tsai Ing-wen pada tahun 2016 yang memperoleh sekitar lebih dari 6 juta suara, telah terpecah, yang mana ada sebagian memberikan dukungan kepada Presiden Tsai Ing-wen, dan ada sebagian yang telah memberikan dukungan kepadanya, dan sebagian lagi telah memberikan dukungan untuk kandidat lainnya.
Presiden Tsai Ing-wen pada hari Sabtu tanggal 13 April melakukan kunjungan ke taman New Era Art di Kabupaten Nantou, untuk menghadiri kegiatan upacara pembukaan Festival Kembang Tung Hakka. Saat menerima wawancara dari media, Presiden Tsai Ing-wen mengakui jika dirinya memang mengkhawatirkan perihal pemilihan tahap awal interen partai, namun ia telah berusaha untuk dapat menjaga keutuhan internal partai, walau tentu ada yang di luar kapasitasnya. Dewan Pelaksana Partai DPP Pusat baru saja mengambil keputusan untuk memperpanjang batas waktu diskusi negosiasi, dan berharap dengan adanya perpanjangan waktu tersebut, dapat memberikan ruang lebih banyak bagi semua pihak untuk bersama memikirkan dan mencari solusi, serta menyatukan suara interen partai.
Presiden Tsai Ing-wen menyebutkan jika membutuhkan kesatuan sikap dalam membangun kekuatan, guna benar-benar dapat mewujudkan nilai-nilai yang telah dimiliki, antara lain mencakup perlindungan keamanan kedaulatan Taiwan, membangun prinsip kenegaraan dan membangun perekonomian. Oleh sebab itu, yang dibutuhkan saat ini adalah kesatuan semua pihak, dan bukan saling menjatuhkan. Kini perahu yang ditumpangi oleh semua pihak, tengah berada dalam titik simpul, dan diminta dapat berjuang bersama dan melewati masa-masa yang kurang nyaman tersebut, sehingga kesatuan semua elemen menjadi sebuah kekuatan yang sangat penting untuk bisa melindungi Taiwan.
Saat ditanya oleh media, apakah akan mengundurkan diri dari keanggotaan partai, Presiden Tsai Ing-wen menjawab bahwa selama kurun waktu 3 tahun masa kepemimpinan yang dilaluinya, memang kerap menemui berbagai tantangan dan halangan, namun usai pemilu daerah pada akhir tahun lalu selesai, dirinya juga telah melakukan berbagai introspeksi diri. Saat ini, yang harus dilakukan adalah berupaya untuk memaksimalkan kerja dan tanggung jawab yang ada, selain itu dari pihak Perdana Menteri Su Tseng-chang juga telah melakukan koreksi cepat terhadap tim kerjanya, dan segera mengatasi berbagai kendala yang dihadapi, diharapkan mampu segera menaikkan elektabilitas yang ada.