History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Ing-wen: Memastikan Mempertahankan Semangat hubungan Amerika-Taiwan

  • 10 April, 2019
  • 譚雲福
Presiden Tsai Ing-wen: Memastikan Mempertahankan Semangat hubungan Amerika-Taiwan
Presiden Tsai Ing-wen: Memastikan Mempertahankan Semangat hubungan Amerika-Taiwan

        (Taiwan, ROC) – Presiden Tsai Ing-wen menerima undangan yang diusulkan oleh Center for Strategic and International Studies atau CSIS, The Brookings Institution dan The Woodrow Wilson International Center for Scholars untuk melakukan video conference pada hari Selasa tanggal 9 April malam hari, guna melakukan pertukaran informasi dengan para pakar ahli dunia perpolitikan Amerika Serikat.

        Dalam kata sambutannya, Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan bahwa pada tanggal 10 April 1979 disahkan Peraturan Hubungan Amerika Taiwan, dan menjadi sebuah lembaran baru dalam hal hubungan yang terjalin antara Taiwan dengan Amerika. Peraturan Hubungan Amerika-Taiwan, tidak semata menjadi sebuah landasan perdamaian di kawasan samudera Pasifik, namun juga sekaligus mendukung kemampuan pertahanan diri yang dimiliki oleh Taiwan, sehingga bisa menghadapi berbagai ancaman dari pihak luar.

        Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan bahwa dalam hal masalah keamanan nasional, pihak Taiwan dan Amerika telah menjalin hubungan kerjasama, yang dibentuk berdasarkan semangat Peraturan Hubungan Amerika-Taiwan. Pemerintah Amerika juga telah mengumumkan akan menjual persenjataan kemiliteran secara stabil kepada Taiwan, dan sekaligus memprogramkan hal yang lain bersama dengan Taiwan. Pihak Amerika juga turut memberikan dukungan bagi Taiwan dalam hal pengadaan pembangunan alutsista dalam negeri, dan Taiwan sendiri juga telah meningkatkan dana anggaran belanja bidang pertahanan dan keamanan nasional selama kurun waktu 2 tahun terakhir secara berturut. Semua hal yang dilakukan tersebut bukan dimaksudkan untuk memancing kerusuhan, namun untuk mengimplementasikan Hubungan Amerika-Taiwan, menjaga perdamaian di selat Taiwan.

        Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Jika kita tidak mampu mengatasi ancaman dan serangan yang ada, maka tentu tidak mungkin ada perdamaian. Pejabat bidang urusan luar negeri di dalam kawasan ini juga tengah bbergandengan tangan melakukan kerjasama, mendorong nilai-nilai dan keuntungan kita semua, sekaligus mengantisipasi asas otoriter yang tengah bergejolak dewasa ini. Kita sangat memahami betapa bahayanya prinsip otoriter tersebut, yang mana sebenarnya menolak asas kebebasan dan hak memilih dari rakyat.”

        Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan bahwa pihak Daratan Tiongkok terus menerus melakukan penekanan bagi Taiwan dalam hal keikutsertaan di dalam berbagai kegiatan organisasi internasional. Hal ini bukan dikarenakan pemerintahan yang berada di bawah Partai DPP, juga bukan karena Taiwan menolak mengakui adanya Konsensus 92, namun karena pihak Daratan Tiongkok benar-benar memandang rakyat Taiwan tidak memiliki hak untuk merdeka dan mengikuti berbagai kegiatan dunia internasional. Pihak Daratan Tiongkok mencoba mempengaruhi perkembangan baik hubungan antar selat yang ada, sehingga turut menyebabkan ketidaknyamanan tersebut. Untuk saat ini, banyak kawasan di dunia yang menolak adanya asas demokrasi dan kebebasan, tidak sampai kurun waktu 2 pekan sebelumnya pesawat tempur milik pasukan Daratan Tiongkok telah melakukan penerbangan melintasi garis tengah perbatasan selat Taiwan, merusak hubungan damai dalam kawasan dan kestabilan yang terbina selama 20 tahun terakhir ini.

        Presiden Tsai Ing-wen menyebutkan dalam menghadapi tantangan yang bersifat tradisional dan non tradisional tersebut, maka sudah seharusnya memberikan respons terkait. Taiwan telah siap dan bersedia, memiliki kapasitas dan akan berupaya semaksimalnya guna mampu mencapai visi misi di antara kedua belah pihak. Peraturan Hubungan Amerika-Taiwan yang kini telah memasuki usia ke 40 tahun, tentu berfungsi untuk memastikan keberlangsungan pemikiran masyarakat Taiwan dan memberikan perlindungan untuk rakyat Taiwan, sehingga mampu hidup dalam kondisi tanpa adanya ancaman dan ketakutan.

Komentar

Terbarumore