(Taiwan, ROC) Pesawat tempur Daratan Tiongkok melintasi garis tengah selat Taiwan, hal ini menarik perhatian masyarakat terhadap kekuatan pertahanan nasional dari kemiliteran Taiwan, lebih lanjut menyoroti apakah pihak Amerika Serikat menyetujui pembelian pesawat F-16V, media memberitakan bahwa pihak pemerintah Amerika Serikat sementara ini mengesampingkan isu pengadaan pesawat F-16V kepada Taiwan, akan tetapi Kementerian Pertahanan mengklarifikasikan pengadaan pesawat udara model terbaru tetap berjalan sesuai dengan rencana, informasi yang disampaikan media tidaklah benar.
Juru Bicara Kementerian Pertahanan Chen Chung-chi (陳中吉) pada hari Senin ini (8/4) saat diwawancarai menyampaikan, proses pengadaan pesawat tempur model terbaru berjalan dengan normal, tidak ada kondisi dikesampingkan. Tidak hanya kekuatan Angkatan Udara yang mendapat sorotan, juga telah mengajukan kepada militer Amerika Serikat untuk pengadaan tank perang M1 Abrams2, tersebar isu pada akhir bulan April akan menjual tank perang kepada Taiwan. Sehubungan dengan hal ini, Jubir Chen Chung-chi tidak banyak berkomentar, hanya menyampaikan semua berjalan sesuai dengan rencana meminta agar masyarakat sabar dan menunggu. Ada media yang memberitakan, sehari sebelum diumumkan oleh Amerika Serikat, perusahaan Raytheon yang ditunjuk telah melakukan tanda tangan perjanjian, kedepannya akan menempatkan sistem peluru kendali MIM-104 Patriot di Taipei. Jubir Chen mengatakan, sementara ini belum mendapat informasi apapun dari Amerika Serikat, terkait dengan berita ini masih perlu diklarifikasikan.
Jubir Kemenhan Chen Chung-chi mengatakan, “Sebenarnya untuk proses pengadaan tank perang M1A2 sesuai dengan rencana, pihak kami dan Amerika sepakat dan kompak, sebelum diumumkan secara resmi maka pihak kami tidak akan memberikan penjelasan apapun, akan tetapi sesuai dengan yang diharapkan, dan proses ini berjalan dengan lancar, lebih baik kita menunggu kabar baik saja, peluru kendali MIM-104 Patriot telah ditempatkan di kawasan Utara, terkait dengan informasi mendetail, sebenarnya kami belum mendapatkan informasi lebih lanjut dari Amerika, inilah beberapa informasi yang ingin saya klarifikasikan.”
Selain penjelasan tentang amunisi pertahanan, berkaitan dengan isu apakah kedua belah pihak Taiwan –Amerika Serikat akan bekerjasama dalam pelatihan kemiliteran. Jubir Kemenhan Chen Chung-chi menjawab, Kemenhan dan pihak Amerika memiliki pertukaran bidang pertahanan yang akrab, namun selama ini tetap bersikap low profil dan kedua belah pihak tetap kompak menjaga informasi detailnya.