(Taiwan, ROC) Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) akan menggelar pertemuan antar pakar untuk pembahasan epidemi flu babi Afrika yang akan berlangsung di Beijing, Daratan Tiongkok pada tanggal 8-9 April mendatang, akan tetapi hingga saat ini Taiwan masih belum mendapat surat pemberitahuan. Kepala Dewan Pertanian (COA) Chen Chi-chung (陳吉仲) mengatakan, telah menyampaikan kepada pihak OIE kesediaan Taiwan untuk ikut berpartisipasi dan sedang menunggu jawaban resmi.
Ketua COA Chen Chi-chung saat mendamping Presiden Tsai Ing-wen menghadiri kelas pemasaran produk pertanian buah oyong di desa Chungpu kabupaten Chiayi, dilanjutkan dengan wawancara dari media mengenai Taiwan belum mendapat surat pemberitahuan dari OIE untuk pertemuan pembahasan asfivirus.
Ketua COA Chen Chi-chung mengatakan, sebelumnya pihaknya telah mengetahui OIE akan membuka pertemuan dengan pakar guna membahas flu babi Afrika yang akan berlangsung pada bulan April ini, kemudian mendapat informasi bahwa pertemuan tersebut akan berlangsung pada tanggal 8-9 April 2019 di Beijing, COA telah menyampaikan keinginan Taiwan untuk ikut berpartisipasi kepada Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) dan kantor perwakilan OIE di Daratan Tiongkok.
Ketua COA Chen Chi-chung mengemukakan, penanggulangan epidemi asfivirus bukanlah menjadi tugas setiap negara di seluruh dunia, terutama negara Asia Tenggara, secara khusus COA pada tanggal 3 April malam hari mengeluarkan pers rilis tentang laporan kasus flu babi Afrika pertama di Kamboja, kondisi epidemi flu ini semakin parah di Kawasan Asia Tenggara, maka Taiwan berkeinginan kuat untuk ikut serta, selain berbagi strategi sukses dalam penanggulangan epidemi, juga mengharapkan bisa mendapatkan informasi cara penanggulangan mutakhir dari negara lainya, sementara ini masih menunggu respon dari OIE.
Terkait dengan Taiwan hingga saat ini belum mendapat surat pemberitahuan dari OIE, apakah secara teknis mendapat hambatan dari pihak Daratan Tiongkok. Ketua COA Chen Chi-chung mengatakan, setelah mendapat surat respon resmi dari OIE, baru dapat memastikan apakah ada tekanan luar yang menghambat partisipasi Taiwan, sementara ini masih menunggu jawaban resmi dari OIE, asalkan berkeinginan untuk ikut serta dan pakar-pakar Taiwan dengan tim delegasi sudah siap sedia.