History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pesawat Tempur Daratan Tiongkok Masuk Teritorial Udara Taiwan, Menlu Wu: Negara Mitrapun Tidak Setuju

  • 01 April, 2019
  • 鄭蕙玲
Pesawat Tempur Daratan Tiongkok Masuk Teritorial Udara Taiwan, Menlu Wu: Negara Mitrapun Tidak Setuju
Menlu Joseph Wu

(Taiwan, ROC) Pesawat tempur Daratan Tiongkok masuk melintasi garis tengah selat taiwan, Menlu Joseph Wu (吳釗燮) pada hari Senin ini (1/4) saat sidang interpelasi Yuan Legislatif menyampaikan, tindakan Daratan Tiongkok demikian sangat sembrono, tidak bertanggung jawab dan membahayakan, pihaknya mengecam keras dan mengharapkan agar tindakan Daratan Tiongkok demikian tidak akan terulang kembali.

Joseph Wu mengemukakan, garis tengah selat Taiwan merupakan ketidakkompakan yang telah berlangsung lama, jika ada kemungkinan terobosan untuk mencapai mufakat maka akan menjadi zona stabil dan area perdamaian, Kemenlu telah menyampaikan kepada mitra di sekitar tentang posisi Taiwan dan menghimbau agar mereka turut memperhatikan hal ini.  

Joseph Wu mengatakan, “Sementara ini masih belum ada respon yang terbuka secara umum, akan tetapi saya dapat melaporkan kepada dewan komite, baik dilakukan secara internal, hal yang saya pahami, mitra kerjasama kita juga tidak begitu sependapat terhadap cara yang diadopsi oleh Daratan Tiongkok.”

Menlu Joseph Wu beranggapan, pihak kami tidak akan memprovokator pihak lawan, akan tetapi dalam menghadapi tekanan Daratan Tiongkok, kami tidak akan bersikap lemah, yakin akan kemampuan militer nasional dalam mempertahankan stabilitas nasional. Joseph Wu lebih lanjut menegaskan, Daratan Tiongkok mengekspansi penguasaan teritorial yang memicu ketegangan kawasan regional, berdiri pada posisi Kementerian Luar Negeri, perlu menyatukan lebih banyak negara-negara tetangga sependapat agar turut memperhatikan keamanan dan perdamaian kawasan regional, bersama negara-negara sekitar melakukan dialog, tindakan demikian akan memberikan kemajuan bagi Kemenlu.”

Pada tanggal 31 Maret malam hari Dewan Urusan Daratan Tiongkok(MAC) mengeluarkan pers rilis dan menyampaikan mendorong persatuan dan membuktikan tekanan baik keras maupun lunak dari Daratan Tiongkok kepada Taiwan perlu diwaspadai oleh masyarakat Taiwan, jangan sampai dikarenakan ada keuntungan yang diberikan kepada segolongan warga kemudian percaya dengan harapan palsu dan ilusi dari Daratan Tiongkok.

Hari ini Ketua MAC Chen Ming-tong menerima wawancara dari Super FM98.5 Broadcasting Corp., ia menyampaikan tindakan provokasi Daratan Tiongkok sudah menjadi praduga dalam susunan strategi pertahanan stabilitas nasional.

Ketua MAC Chen Ming-tong mengatakan, “ Xi Jing-ping mengatakan tidak akan pernah menyerah untuk memberikan tekanan militer kepada Taiwan maka serangkaian hal demikian, kalian dapat melihat pesawatnya memprovokator, maupun rute penerbangan jarak jauh dan lainnya, sebenarnya semua ini menjadi cakupan praduga dalam strategi kami, dalam waktu ini, kita dapat melihat komunitas internasional juga yakin bahwa tindakan Beijing adalah seorang provokator.”

Chen Ming-tong mengemukakan, meskipun antar selat tidak melakukan dialog, akan tetapi banyak hal yang patut didalami oleh masing-masing pihak dan mempertimbangkan posisi pihak lawannya atau saling bertoleransi. Ia mengatakan, saat ini Daratan Tiongkok menghadapi tantangan besar yakni Daratan Tiongkok-Amerika Serikat menghadapi Thucydides's Trap atau perangkap perang, ia beranggapan Daratan Tiongkok tidah hanya menekan Taiwan saja, namun memberikan tekanan kepada Amerika di kawasan Asia bahkan seluruh dunia, menunjukkan hegemoni menjadi penguasa, inilah yang menjadi pandangan Daratan Tiongkok.

Komentar

Terbarumore