(Taiwan, ROC) --- Guna untuk mempercepat proses regenerasi perkotaan dan rekonstruksi rumah tua di Taiwan, Kementerian Keuangan (MOF) mengintegrasikan 8 bank umum Taiwan, dan membentuk Perusahaan Layanan Finansial Regenerasi Perkotaan (TURFS). Perusahaan ini akan dipimpin dan dikoordinasikan oleh Bank Taiwan. Dengan didirikannya lembaga ini, diharapkan dapat membantu mempercepat proses regenerasi. Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) diketahui menghadiri upacara peresmian TURFS pada Jumat (29/3). Beliau menekankan program regenerasi perkotaan telah memasuki tahun kedua, dan diharapkan dapat mempercepat seluruh proses terkait. Saat ini telah ada 400 kasus yang tengah berjalan.
Pada tahun 2016 lalu, Yuan Legislatif telah mengesahkan “Undang-Undang Mempercepat Pembangunan dan Regenerasi Perkotaan”, dan diharapkan dapat menggenjot proses pembangunan kembali bangunan tua. Namun demikian, menurut data statistik yang dihimpun Kemendagri, bahwa hingga akhir tahun lalu, hanya terdapat 78 kasus regenerasi perkotaan dan 130 pembangunan kembali rumah tua. Angka ini masih berada sangat jauh dari target yang telah ditetapkan, yakni 500 kasus/tahun.
Guna untuk mempercepat proses regenerasi perkotaan, MOF telah mengintegrasikan 8 bank umum, membentuk Perusahaan Layanan Finansial Regenerasi Perkotaan (TURFS). Ke depannya, TURFS akan dikepalai oleh Bank Taiwan. Ketua TURFS, Lin Ken-wang (林根旺) mengemukakan bagian tersulit dari pembangunan ini adalah bagaimana mengintegrasikan dan menumbuhkan rasa kepercayaan dari masyarakat. Oleh karena itu, semenjak didirikan pada tahun lalu, TURFS telah membentuk tim yang terdiri dari 40 pakar. Tim ini juga telah berkunjung ke pemukiman warga, dan berusaha memecahkan permasalahan yang dikhawatirkan oleh masyarakat setempat. Terhitung awal tahun hingga 9 Maret 2019, tercatat telah ada 155 kasus yang tengah dikebut pengerjaannya. Menilik dari angka tersebut, dapat terlihat antusias warga terhadap regenerasi kian meningkat. TURFS menambahkan bahwa untuk target tahun 2019 ini adalah 600 kasus.
Lin Ken-wang mengatakan, “Meskipun proses regenerasi perkotaan berada di bawah naungan Kemendagri, namun saat ini Kemenkeu juga telah membentuk TURFS, yang terdiri dari 8 bank umum dan 17 badan hukum, dengan dikepalai oleh Bank Taiwan. Diharapkan dengan adanya bantuan yang tidak sedikit ini, dapat meningkatkan transparansi dari kinerja seluruh pihak dan meningkatkan kepercayaan dari pemilik rumah, serta membantu mereka untuk membangun kembali bangunan tua yang ada.”
Upaca peletakan batu pertama dan peresmian TURFS sendiri diadakan pada Jumat (29/3). Presiden Tsai Ing-wen terlihat hadir dan memberikan pidato singkat. Dalam pidato tersebut, Beliau mengemukakan undang-undang terkait regenerasi perkotaan telah dipromosikan semenjak 2 tahun yang lalu, dan telah disahkan pada tahun lalu. Ketentuan dan kebijakan yang menaungi program ini telah sempurna, dengan demikian diharapkan dapat mempercepat seluruh proses pengerjaannya. Saat ini juga diketahui telah ada 400 kasus yang tengah dikebut proses pembangunannya. Kepala Negara menambahkan jumlah bangunan tua di Taiwan dengan usia 30 tahun ke atas, mencapai 4 juta rumah. Jumlah yang fantastis ini, membuat pemerintah harus semakin bergerak cepat.